Momentum Hari Pahlawan, DPRD Barsel Tekankan Pentingnya Pengabdian untuk Negeri

LPLHNNEWS.com, Buntok – Setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk penghargaan dan mengenang jasa para pahlawan dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan negeri.

“Generasi saat ini mesti semangat dalam meneladani perjuangan para pahlawan bangsa tanpa mengenal rasa takul, dengan keberanian, pengorbanan, serta semangat juang yang tinggi, untuk itu para generasi muda harus semangat dalam meneruskan cita-cita para pendiri bangsa dan mencintai negeri dengan sepenuh hati,” ujar H. Raden Sudarto, Anggota DPRD Barsel di Buntok, Selasa (11/11/2025).

Politisi dari PDIP Barsel itu menerangkan, peringatan Hari Pahlawan menjadi kesempatan untuk menumbuhkan semangat baru, munculnya sosok warga negara Indonesia yang berhasil menghasilkan inovasi untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangan global.

“Jadi apapun bentuk pengabdian kita kepada negara harus dapat memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan Indonesia dimasa depan,” terang pria yang akrab diaapa Haji. Alex itu.

Ia mengatakan, bahwa ada tiga hal penting yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa. Yakni kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta memiliki pandangan jauh ke depan.

“Para pahlawan telah mengajarkan kepada kita semua tentang arti ketulusan dan keberanian. Kesabaran mereka dalam menghadapi tekanan, semangat mendahulukan kepentingan bangsa, dan pikiran yang jauh ke depan itulah yang membawa Indonesia meraih kemerdekaan, setiap orang terutama generasi muda di Barsel harus berpikiran seperti itu, sehingga bisa berperan dalam kemajuan daerah,” kata H. Raden Sudiarto. (AL) 

Diduga Aparat Desa Cadaskertajaya Melakukan Pungli Dalam Pelaksanaan Program PTSL

Foto : Bukti pungutan program PTSL yang dikenakan oleh aparat desa Cadaskertajaya kepada masyarakat.(ist)

LPLHN.News.com – BANDUNG – Dugaan pungutan Liar (pungli) Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan program pemerintah pusat melalui Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) diduga dijadikan ajang pungli oleh oknum yang terlibat di Desa Cadaskertajaya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dugaan pungli PTSL oleh oknum perangkat desa Cadaskertajaya ini, mencuat setelah sejumlah warga bersuara soal biaya program PTSL tahun 2024 lalu yang dibebankan sebesar Rp.800 ribu hingga Rp.2,5 juta oleh pemerintah desa, yang tentunya cukup mencekik ekonomi masyarakat.

Karena di satu sisi masyarakat ingin tanahnya yang ditempati memiliki surat hak milik, namun di sisi lain masyarakat harus merogoh uang Rp.800 ribu bahkan lebih untuk biaya PTSL, padahal dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri biaya PTSL hanya Rp.150 ribu.

Saat dikonfirmasi salah satu warga Kampung Penyalinbanyu, Desa Cadaskertajaya berinisial U, mengaku dibebankan biaya sebesar Rp.800 ribu untuk biaya PTSL yang disetorkan langsung kepada sekertaris Desa (sekdes) setempat.

“Saya mengajukan program PTSL atas nama anak saya. Biayanya Rp.800 ribu. Waktu itu ngasih uangnya ke sekdes waktu itu tahun 2024,” kata Inisial U kepada wartawan saat ditemui di rumah kediamannya, Sabtu (01/11/25).

Foto : Kantor Desa Cadaskertajaya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jabar.

Soal dugaan biaya PTSL yang mencapai Rp.800 ribu bahkan jutaan ini diakui oleh ketua BPD Cadas Kertajaya, Haris. Menurut Haris, ia kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat soal biaya program PTSL yang merupakan program pemerintah pusat.

Haris mengatakan, setelah mendapatkan keluhan dari masyarakat, ia bersama anggota BPD lainnya menyampaikan kepada kepala desa, agar program PTSL harus sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri, yaitu pengenaan biaya hanya sebesar Rp.150 ribu dibebankan kepada pemohon.

“kalau hasil obrolan dari masyarakat memang benar Rp.800 ribu paling kecil. Lalu saya tanya kepala desa, kata dia (kepala desa) ini hasil kesepakan bersama 4 kepala desa. Lalu saya sampaikan bukan acuan seperti itu lah, ingat SKB 3 Menteri kewajibannya hanya Rp.150 ribu,” beber Ketua BPD Cadaskertajaya, Sabtu (01/11/25).

Selain mengingatkan kepada kepala desa agar mengacu pada SKB 3 Menteri, diapun menyarankan kepada kepala desa supaya dibentuk panitia program PTSL yang melibatkan masyarakat, sehingga masyarakat yang mendaftar bisa langsung ke panitia.

“Bikinkan struktur panitia, untuk siapa saja kepesertaan panitia yang mendaftar masyarakat masuk ke panitia ketua sekertaris atau bendahara, jangan dipegang sendiri, supaya jelas mau mendaftar kemana masyarakat yang mengajukan PTSL,” ucapnya.

Namun ucapan BPD Sepertinya tidak digubris oleh kepala desa dan oknum bawahannya yang terlibat dalam program PTSL, karena yang terjadi di masyarakat biaya PTSL tetap dipungut biaya sebesar Rp.800 ribu dan bahkan lebih.

“Saya sudah ingatkan tapi sepertinya tidak dianggap,” tandas Haris.(Wahyudin/net/red)

Dewan Ajak Masyarakat Laporkan Pelaku Illegal Fishing

LPLHNNEWS.com, Buntok – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Triwahyuni mengajak masyarakat sama – sama turut serta mengawasi dan melaporkan apabila ada menemui pelaku pelanggaran menangkap ikan dengan cara Illegal Fishing. 

“Sebab dengan cara itu, dinilai sebagai upaya agar ekosistem air pada sungai maupun danau di daerah Barsel tetap terus terjaga,” ucapnya di Buntok, Sabtu (25/10/2025). 

Ia mengatakan, dengan turut sertanya masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan pelaku pelanggaran dalam penangkapan ikan secara Illegal, upaya itu juga meminimalisir terjadinya Illegal fishing.

“Cara itu juga merupakan upaya agar memberikan efek jera bagi pelaku penangkapan dengan cara Illegal, dan apabila mengetahui serta menemukan praktek ilegal fishing ini, agar segera melaporkan ke pihak berwajib,” kata Tri Wahyuni. (AL) 

Legislator Barsel Dorong Masyarakat Aktif Bangun Budaya Membaca

LPLHNNEWS.com, Buntok – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Putri Siti Rochmawati mendorong seluruh pihak agar berperan aktif dalam membentuk generasi penerus yang berpengetahuan luas dan berkualitas melalui peningkatan minat baca di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.

“Sebab dalam membentuk generasi yang cerdas dan memiliki wawasan luas tidak dapat dilakukan secara sepihak,” ucapnya di Buntok, Senin (20/10/2025). 

Menurutnya, minat baca yang tinggi merupakan landasan penting dalam perkembangan intelektual dan kreativitas generasi penerus bangsa, oleh sebab itu, minat baca terutama anak-anak atau siswa harus ditingkatkan. 

“Maka dari itu, diiperlukan peran bersama dari lembaga pendidikan, perpustakaan daerah, komunitas literasi, hingga para orang tua,” ujarnya. 

Ia menuturkan, keberadaan perpustakaan daerah yang lengkap dengan koleksi bacaan bermutu serta kegiatan literasi yang menarik dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan minat baca dikalangan masyarakat. 

“Sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya budaya baca dikalangan pelajar,” tuturnya. 

Ia mengatakan, menciptakan lingkungan yang kondusif yang didukung oleh peran para orang tua, maka minat baca anak-anak akan lebih meningkat, guna mencetak generasi muda Barsel yang cerdas dan berdaya saing tinggi. 

“Kami sangat mendukung berbagai upaya peningkatan minat baca anak-anak, supaya generasi penerus di Kabupaten yang bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini semakin berkualitas,” kata Putri Siti Rochmawati. (AL) 

Legislator Barsel Minta Pemda Terus Sosialisasikan Pola Pengasuhan Anak Yang Berkualitas

LPLHNNEWS.com, Buntok – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah Ensilawatika Wijaya meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk terus mensosialisasikan pola pengasuhan anak yang berkualitias.

“Sebab dalam keluarga pola pengasuhan yang berkualitas merupakan konsep utama untuk memenuhi hak anak dan melindunginya,” ucapnya di Buntok, Jumat (23/8/2025). 

Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan, kualitas keluarga juga perlu ditingkatkan sehingga para orang tua bisa menjalankan peran dan fungsinya dalam memenuhi hak anak serta menjaga dan melindunginya.

“Artinya dalam memenuhi, menjaga dan melindungi hak anak memerlukan konsep utama yakni pengasuhan yang berkualitas, karena mereka merupakan generasi penerus bangsa,” tuturnya. 

Ia mengatakan, untuk memenuhi hak anak apalagi di era globalisasi sekarang, hal itu tidak bisa dipungkiri akan mempengaruhi kehidupan setiap individu apalagi anak-anak.

Dirinya juga berpesan kepada para orang tua untuk menggugah setiap individu, orangtua, keluarga, pendidik, masyarakat, dunia usaha, media dan pemerintah.

“Bahwa pentingnya peran, tugas dan kewajiban dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak kita,” kata Ensilawatika Wijaya. (AL) 

Dewan Minta Manajemen Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Harus Tepat

LPLHNEWS.com, Buntok – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Lisawanto meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat agar dalam mengelola manajemen cadangan pangan pemerintah daerah harus tepat dan sesuai aturan yang berlaku.

Hal itu disampaikannya sehubungan dengan telah mendapat penandatanganan bersama antara Bupati dan DPRD Barsel terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, yang disepeakati dalam Sidang Paripurna, pada Jumat (10/10/2025).

Ia menerangkan, Ranperda tersebut dibentuk dengan tujuan untuk mengadakan, mengelola, dan menyalurkan cadangan pangan untuk mengatasi terjadinya kerawanan pangan akibat kekurangan pangan, gejolak harga, bencana alam, dan keadaan darurat lainnya bagi masyarakat yang terdampak serta yang membutuhkan. 

Sehingga, lanjutnya, Ranperda tersebut dapat menjadi pedoman penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat, agar memiliki dasar hukum yang jelas dan terarah. 

“Setelah Ranperda ini rampung diharapkan dalam pengelolaannya dapat memperhatikan manajemen yang tepat, jelas dan terarah,” terang Lisawanto. 

Ia menuturkan, dibentuknya Ranperda penyelenggaraan cadangan pangan tersebut sangat efektif dalam mendukumg program pemerintah pusat yakni menjaga katahanan pangan, serta memajukan daerah dalam sektor pertanian dan perkebunan. 

“Sebab, pemerintah daerah dapat membeli hasil pangan dari para petani lokal, baik itu berupa padi, jangung maupun jenis sayur-sayuran lainnya,” tutur Ligislator dari Partai Gerindra Barsel itu. 

Ia mengatakan, dalam penyaluran nanti, misalnya kepada masyarakat yang miskin, supaya tepat sasaran maka diperlukan data yang akurat, termasuk cadangan pangan untuk bantuan bencana, artinya di mana wilayah yang terdampak bencana maka semua masyarakatnya bisa mendapatkan bantuan, tanpa memandang kaya maupun miskin, jadi satu wilayah yang terkena dampak bencana itu yang mendapatkan bantuan dari cadangan pangan daerah.

Ia menambahkan, agar penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah daerah bisa berjaoan sukses, maka Pemkab Barsel wajib memiliki pengadaan pangan itu sendiri, pengelolaan penyimpanan yang baik (gudang pangan), dan penyalurannya harus tepat sasaran dengan data yang valid.

“Dengan demikian bantuan cadangan pangan yang diberikan oleh pemerintah daerah, bisa membawa manfaat bagi masyarakat itu sendiri, dan apabila tidak tepat dalam pengelolaannya, maka akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan isi Perda itu,” kata Lisawanto. (AL) 

DPRD dan Pemkab Barsel Sepakati Ranperda Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah

LPLHNNEWS.com, Buntok – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

Persetujuan tersebut disepakati dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun 2025, yang digelar di Graha Paripurna DPRD Barsel, Jumat (10/10/2025).

Dipimpin oleh Ketua DPRD Barsel Μ. Farid Yusran, didampingi Wakil Ketua (Waket) I, Ideham, sidang tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Kristianto Yudha, bersama jajarannya, unsur Forkopimda, dan anggota Dewan lainnya, serta tamu undangan.

Ketua DPRD menyampaikan, berdasarkan paparan hasil pembahasan Ranperda yang sebelumnya telah melalui serangkaian rapat konsultasi, dan kaji banding yang dilakukan oleh
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Barsel bersama tim pemerintah daerah setempat.

“Bahwa Ranperda ini menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat, agar memiliki dasar hukum yang jelas dan terarah,” ujarnya.

Ia menerangkan, bahwa Ranperda tersebut memuat 11 bab dan 45 pasal, mencakup ketentuan umum, penetapan serta pengelolaan cadangan pangan, sistem informasi, pendanaan, pengawasan, hingga partisipasi masyarakat, setelah Ranperda tersebut disetujui bersama, aturan pelaksanaannya akan diturunkan melalui Peraturan Bupati (Perbup).

Pembentukkan Ranperda itu, lanjut Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barsel itu, untuk melaksanakan ketentuan Pasal 20 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, yang menyebutkan Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan pemerintah daerah yang sdlanjutnya akan diatur dengan Peraturan Daerah (Perda).

“Dengan tujuan untuk mengadakan, mengelola, dan menyalurkan cadangan pangan untuk mengatasi terjadinya kerawanan pangan akibat kekurangan pangan, gejolak harga, bencana alam, dan keadaan darurat lainnya bagi masyarakat di Kabupaten Barsel,” terang M. Farid Yusran.

Sementara, Wabup Barsel mengatakan, dibentuknya Perda tersebut sebagai pedoman bagi Pemkab Barsel dalam mengatur penyelenggaraan cadangan pangan daerah, untuk meningkatkan penyediaan pangan, mempermudah dan meningkatkan akses pangan, serta memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Ia menambahkan, setelah disepakati bersama, naskah Ranperda tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Gubernur Kalimantan Tengah untuk memperoleh nomor register sebelum ditetapkan dan diundangkan secara resmi menjadi Perda.

“Dengan adanya Perda ini nantinya diharapkan dapat memperkuat penyediaan dan akses pangan bagi masyarakat di Kabupaten Barsel, terutama dalam menghadapi kondisi rawan pangan akibat bencana, gejolak harga, maupun keterbatasan pasokan pangan,” kata Kristianto Yudha. (AL)

Legislator Barsel Sebut MTQH Perkuat Ukhuwah Islamiyah

LPLHNNEWS.com, Buntok – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Tri Wahyuni menyebutkan bahwa ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-45 tingkat Kabupaten setempat sebagai ajang untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiyah sesama umat Muslim. 

“Selain itu, ajang MTQH juga berperan sebagai wahana untuk membangun dan menyuburkan persaudaraan, persatuan, dan kerukunan di kalangan umat Islam,” ujar Tri Wahyuni di Buntok, Senin (6/10/2025). 

Ia menuturkan, di tengah kondisi masyarakat dan bangsa Indonesia yang memperlihatkan krisis akhlak, moral bahkan krisis kepercayaan, maka upaya membangkitkan kesadaran kolektif umat supaya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan menanamkannya pada genersi muda sekarang merupakan langkah yang relevan. 

“Ajang MTQH ini diharapkan mampu memberi pengaruh dan sentuhan syiar dakwah yang berkesan kepada segenap lapisan masyarakat, terutama generasi muda Islam di Kabupaten Barsel ini,” tutur Politisi dari Partai Demokerasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barsel itu. 

Menurutnya, ajang MTQH ke-45 juga dipandang sebagai kegiatan yang berdampak positif terhadap pembinaan ukhuwah Islamiyah, khususnya di antara para peserta dan official atau antara peserta dari satu kafilah dengan kafilah lainnya.

Ia mengatakan, sebagaimana diketahui, Al-Qur’an adalah sumber utama ajaran Islam dan merupakan rahmat bagi seluruh alam, dan isi yang terkandung didalamnya mengajarkan prinsip-prinsip hukum serta etika sebagai bingkai normatif untuk mewujudkan kehidupan individu, masyarakat dan bangsa yang sejahtera, rukun serta bermartabat.

Selain itu, lanjutnya ajang MTQH juga menjadi wujud syiar Islam yang berdampak positif bagi perkembangan generasi muda supaya lebih mengenal Al-Qur’an, baik membacanya maupun mendalami isi kandungannya, sehigga bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

“Sebagai umat beragama, kami tentu mendukung penuh kegiatan MTQH ini digelar, dan mengapresiasi pemerintah daerah Kabupaten Barsel serta semua pihak yang terlibat atas terlaksananya acara keagamaan ini, mari kita jadikan momentum MTQH ke-45 ini untuk memperkuat semangat beragama dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama,” kata Tri Wahyuni. (AL)

Ketua DPRD Barsel Bacakan Teks UUD 1945 pada HUT ke-66 Kabupaten Barsel

 

LPLHNNews.com, Buntok – Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, HM Farid Yusran, membacakan Teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten setenpat tahun 2025 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Barsel, Selasa (23/9/2025).

Peringatan hari jadi Kabupaten Barsel ke-66 berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran beserta jajarannya, Kapolda, Pangdam XXII/Tambun Bungai, sejumlah Kepala Daerah, anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Barsel, Kapolres, Dandim 1012/Buntok, unsur pimpinan DPRD Barsel beserta anggota, serta para mantan Bupati dan Wabup Barsel, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta seluruh peserta apel. 

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Asisten III Setda Barsel Eko Hermansyah menjadi komandan upacara, dan sedangkan Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri membacakan Teks Pancasila. 

Farid Yusran menyampaikan apresiasinya kepada Bupati dan Wabup Barsel. Ia berharap momentum peringatan hari jadi ke-66 ini semakin mempererat kebersamaan dan memacu pembangunan di Kabupaten yang bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini hingga sampai ke pelosok pedesaan. (AL)

Legislator Barsel Serap Aspirasi Masyarakat di Dapil I

LPLHNNEWS.com, Buntok – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah Purliani Thea melaksanakan kegiatan reses di wilayah Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) atau Daerah Pemilihan (Dapil) I, guna menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan, pertanian, dan infrastruktur.

“Selama reses di sejumlah desa, banyak aspirasi masyarakat yang berhasil kita himpun, baik di sektor pembangunan infrastruktur, pertanian, maupun pendidikan,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri rapat Banmus di Gedung DPRD Barsel, Senin (3/11/2025).

Politisi PDI Perjuangan Barsel itu menuturkan, bahwa kegiatan reses menjadi momentum penting bagi anggota legislatif untuk turun langsung ke masyarakat dan mendengarkan berbagai masukan maupun keluhan warga.

“Saat berada di Dusun Bambaler, salah satu warga meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk dapat melakukan pembersihan sungai agar akses transportasi warga bisa lebih lancar,” tuturnya

Permintaan warga itu menurutnya sangat wajar, sebab ada beberapa titik sungai yang disebutkan mengalami pendangkalan dan sulit dilalui perahu saat air surut, sungai-sungai itu diantaranya Sungai Palui, Sungai Seberang Baru, dan sejumlah anak sungai lainnya sekitar Dusun Bambaler. 

Sementara itu, ia mengunggapkan, masyarakat Desa Tanjung Jawa berharap agar pembangunan jalan penghubung antar Desa Tanjung Jawa-Desa Majundre dapat dilanjutkan, selain itu, warga juga meminta bantuan traktor untuk mengolah lahan pertanian, serta menyoroti kesulitan dalam memperoleh pupuk bersubsidi.

“Warga Desa Tanjung Jawaj juga berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Barsel dapat membangun gedung sekolah, seperti PAUD/TK maupun SMP/SMA di desa, agar anak-anak mereka tidak sampai pergi meninggalkan kampung untuk menuntut ilmu,” unggap wanita yang akrab disapa ibu Ani itu. 

Ia mengatakan, sementara saat berada di Desa Muara Talang, warga mengusulkan perbaikan gedung SD dan SMP, perbaikan jaringan pipa PDAM, serta pengadaan perahu dan jaring bagi nelayan setempat.

Sedangkan, lanjutnya, masyarakat Desa Dangka dan Tetei Lanan yang sebagian besar berprofesi sebagai petani sawit, berharap adanya dukungan pemerintah daerah untuk meringankan biaya operasional agar mereka dapat bersaing dengan investor luar daerah.

Ia menambahkan, hampir 80 persen warga di Desa Dangka dan Tetei Lanan merupakan petani sawit, mereka sangat berharap ada perhatian dari pemerintah daerah setempat. 

“Kegiatan reses ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan konstitusional kami sebagai wakil rakyat di DPRD dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta guna memastikan pembangunan di daerah ini dapat berjalan secara merata dan berkeadilan,” kata Purliani Thea. (AL)

DPRD Barsel Minta Pemerintah Perhatian Atlet Olahraga

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Sudiarto, meminta kepada pemerintah daerah setempat melalui dinas terkait agar memberikan perhatian serius kepada para atlet olahraga yang ada di daerah setempat. 

“Sebab, bakat dan prestasi yang dimiliki sangat banyak, tetapi tanpa dukungan akan kurang maksimal,” ucapnya di Buntok, Kamis (14/8/ 2025).

Ia menuturkan, begitu banyak bibit dan bakat yang dimiliki insan olahraga yang ada di Barsel dan mereka mampu memberikan prestasi, tetapi tanpa adanya dukungan akan sangat kurang maksimal lagi ke depan.

“Kita berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel bisa terus mensupport para atlet baik yang berprestasi maupun tidak, agar mereka bisa mengukir prestasi dan mengharumkan serta menjadi kebanggaan daerah,” tutur Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barsel itu. 

Ia mengatakan, pemerintah daerah agar terus membantu melalui anggaran yang telah ditentukan, supaya bisa mendukung kemajuan dan pembinaan olahraga di Barsel.

“Kita terus mendorong kepada pihak terkait, supaya nantinya anggaran ataupun yang menjadi kebutuhan para atlet hendaknya bisa diakomodir, sehingga pada saatnya nanti mereka bisa mengikuti berbagai lomba dan mendapatkan hasil yang membanggakan,” kata H. Sudiarto. (AL)

DPRD Barsel Harapkan Pemkab Susun Regulasi Guna Hindari Penyalahgunaan Keuangan

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Raden Sudarto mengharapkan agar pihak Eksekutif menyusun regulasi keuangan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) guna menghindari terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah.

“Regulasi berupa Perda sangat penting guna menghindari terjadinya penyalahgunaan keuangan,” ucapnya di Buntok, Rabu (13/8/2025). 

Ia menerangkan, dalam penglolaan keuangan harus transfaran, sebab, transpransi atau keterbukaan masalah keuangan sangat penting untuk menjaga integritas Pemerintahan.

“Sebab, dengan tranparansi keuangan daerah, akan menjadikan kinerja dari pemerintahan itu sendiri menjadi lebih baik di mata masyarakat,” terangnya. 

Ia mengatakan, bahwa masalah transparansi keuangan tidak bisa ditawar-tawar, sebab, jika tidak transparan, maka ditakutkan kemungkinan terjadi kerugian negara atau daerah dan berujung tersandung masalah hukum.

“Kita yakin, dengan transparansi keuangan yang dilakukan dengan tepat sasaran, itu membuktikan pemerintah daerah Barsel sangat menginginkan kemajuan pembangunan di daerah bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” kata H. Raden Sudarto. (AL) 

Reses ke Dapil II, Usulan Masyarakat Masih Didominasi Peningkatan Infrastruktur

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Ensilawatika Wijaya menyatakan bahwa peningkatan infrastruktur masih mendominasi usulan masyarakat. 

“Pada saat kita melaksanakan reses ke Daerah Pemilihan (Dapil) II beberapa waktu lalu, usulan masyarakat masih di dominasi pada bidang infrastruktur jalan dan jembatan,” ucapnya di Buntok, Senin (11/8/2025). 

Ia menerangkan, bahwa pada saat Reses masyarakat mengharapkan pembangunan maupun peningkatan infrastruktur jalan penghubung antar desa khususnya di wilayah Kecamatan Dusun Utara dan Gunung Bintang Awai.

“Kalau akses jalan penghubung antar desa ini sudah bagus, tentunya hal itu sangat membantu masyarakat, terutama untuk mempermudah dalam mengangkut dan menjual hasil pertanian serta perkebunan milik masyarakat,” terangnya. 

Ia menuturkan, disamping infrastruktur jalan dan jembatan, pada saat reses, masyarakat disejumlah desa yang berada di Dapil II itu juga mengharapkan adanya perbaikan terhadap bangunan rumah ibadah.

“Masyarakat juga menginginkan agar pemerintah kabupaten Barito Selatan bisa mengalokasikan dana hibah untuk perbaikan rumah ibadah,” tuturnya. 

Ia mengatakan, masyarakat mengharapkan usulan-usulan yang telah disampaikan tersebut, bisa terakomodir pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barsel tahun anggaran 2026 mendatang.

“Selaku wakil rakyat di DPRD, saya berkomitmen dan berupaya maksimal untuk mengawal usulan-usulan masyarakat itu, agar bisa terakomodir di APBD 2026 mendatang, sehingga permasalahan yang dihadapi masyarakat bisa teratasi dengan baik,” kata Ensilawatika Wijaya. (AL) 

DPRD Barsel Minta Pengawasan Proyek Diperketat

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Sudiarto meminta kepada pemerintah daerah setempat khususnya pihak teknis untuk lebih memperketat pengawasan terhadap proyek pembangunan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025.

“Kita mengharapkan kepada pihak teknis nantinya dapat turun langsung kelapangan untuk lebih memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan yang akan dikerjakan,” ucapnya di Buntok, Jumat (8/8/2025). 

Ia menyampaikan, bahwa pengawasan terhadap proyek pembangunan yang dilaksanakan tersebut sangat penting dilakukan, agar kualitas pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor pelaksana di lapangan bisa bagus, dan dikerjakan secara optimal sesuai dengan harapan bersama.

“Terkadang ada sebagian proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana tidak sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan,” ujarnya

Ia mengatakan, maka dari itu semua pekerjaan proyek pembangunan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 sangat perlu untuk diawasi secara ketat, sehingga pekerjaan proyek yang dilaksanakan tidak asal-asalan.

Sebab, lanjutnya, apabila pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB), maka hal tersebut tentu saja sangat merugikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dan masyarakat.

“Dalam pengawasn ini tidak hanya pihak teknis yang turun tangan, masyarakat juga harus turut serta dalam mengawasi jalannya pekerjaan proyek di daerahnya masing-masing, sehingga hasilnya dapat bermanfaat dan dinikmati seluruh masyarakat Kabupaten Barsel,” kata H. Sudiarto. (AL)

Literasi Digital Perlu Ditanamkan Kepada Generasi Muda

Nurul Hikmah, Anggota DPRD Barsel

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Nurul Hikmah menyebutkan bahwa literasi digitalisasi perlu terus ditanamkan kepada masyarakat terutama kepada kalangan generasi muda.

“Penanaman literasi digital ini penting dilakukan kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda,” ucapnya di Buntok, Senin (7/8/2025). 

Sebab, lanjutnya, dengan menanamkan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya, maka pola bermedia digital dapat menjunjung etika serta tata krama.

“Dengan demikian, tidak ada berita-berota hoak maupun ujaran kebencian yang sering tersebar dimedia sosial,” ujar Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barsel otu. 

Karena, menurut wanita yang akrab disapa ibu Nurul itu, literasi digital untuk memberikan pemahaman kepada seluruh kalangan lapisan masyarakat, hal itu mengingat, sekarang media sosial menjadi sebuah kebutuhan dan menjadi salah satu ruang berinteraksi antar sesama, sehingga berpotensi munculnya berita hoak, dan itu semua perlu dilawan secara bersama-sama.

Ia menambahkan, cara melawan hoax, dan ujaran kebencian tersebut, para pengguna media sosial harus mengerti apa itu literasi digital dan batasan mana saja yang boleh atau tidak untuk dipublikasikan ke khalayak ramai, serta pentingnya etika atau tata krama dalam ruang digital itu sendiri.

“Untuk bisa melawan hoax, dan ujaran kebencian ini perlu pemahaman dalam berliterasi media. Apa yang boleh di share dan batasan mana yang tidak boleh, ibaratnya saring dulu sebelum sharing,” kata Nurul Hikmah. (AL) 

Dewan Harapkan Pemkab Barsel Terus Tingkatkan Jalan Usaha Tani

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Sudiarto mengharapkan kepda pemerintah daerah setempat melalui Instansi terkait supaya terus meningkatkan jalan usaha tani di wilayah setempat. 

“Peningkatan jalan usaha tani ini sangat penting, sebab di sejumlah desa di daerah ini ada memiliki potensi pertanian,” ucapnya di Buntok, Senin (7/8/2025). 

Ia menyampaikan, bahwa peningkatan jalan usaha tani tersebut merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan perkebunan yang ada di wilayah Kabupaten Barsel. 

Oleh karena itu, lanjutnya, agar jalan usaha tani di sejumlah desa di Kabupaten Barsel yang memiliki lahan yang berpotensi dapat dimanfaatkan menjadi lahan pertanian supaya bisa terus ditingkatkan.

“Peningkatan ini dapat dilakukan secara bertahap agar bisa merata untuk sentra pertanian yang ada di sejumlah desa yang tersebar di enam Kecamatan di Kabupaten Barsel ini,” ujar pria yang akrab disapa Haji Sudit itu. 

Ia mengatakan, peningkatan jalan usaha tani tersebut dilakukan dalam upaya memudahkan para petani di sejumlah desa untuk melakukan berbagai aktivitas dalam sektor pertanian.

“Termasuk juga memudahkan para petani dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunannya,” kata H. Sudiarto. (AL) 

Bahas Perjalanan Dinas, DPRD Barsel Laksanakan RDP

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Komisi III DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat guna membahas masalah perjalanan dinas dan rumah dinas para anggota Dewan, bertempat di ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD setempat, Kamis (4/8/2025). 

Ketua Komisi III DPRD Barsel, Hermanes menyampaikan, bahwa untuk RDP yang dilaksanakan tersebut digelar bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Inspektorat Kabupaten.

“Dalam rapat ini, kita membahas mengenai Peraturan Bupati (Perbup) tentang perjalanan dinas dan rumah dinas DPRD yang tidak pernah ditempati para anggota dewan, yang berloksi di Desa Sababilah,” ujarnya. 

Ia menuturkan, berdasarkan hasil RDP yang dilaksanakan tersebut, pihaknya menyambut baik, karena menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Komisi III dalam rapat tersebut.

“Seperti rumah dinas DPRD yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah selama ini tidak pernah ditempati, karena fasilitas pada rumah itu tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan,” tutur Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barsel itu. 

Ia mengatakan, sesuai tata tertib DPRD, anggota Dewan Barsel berdomisili di dalam kota Buntok dan bukan berdomisili di Desa, sementara, rumah dinas tersebut berada di Desa Sababilah.

Sementara, lanjutnya, terkait dengan perjalanan dinas pihak DPRD menggunakan Peraturan Presiden (Perpres) 33 tentang perjalanan dinas dan untuk lump sumnya sesuai Perpres 53 tahun 2023.

“Jadi, berdasarkan hasil dari RDP ini, pada anggaran perubahan, standar harga satuan perjalanan dinas DPRD akan disesuaikan berdasarkan Perpres 53 tahun 2023 terkait hal tersebut,” kata Hermanes. (AL) 

DPRD Barsel Harapkan APBD-P Diarahkan untuk Kepentingan Masyarakat Secara Optimal

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Badan Anggaran DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Hermanes, mengharapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2025 diarahkan untuk memenuhi kepentingan masyarakat di wilayah setempat secara optimal.

“Termasuk juga untuk pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya di Buntok, Rabu (3/8/2025).

Ia menuturkan, selain itu, program dan kegiatan setiap instansi daerah yang disusun dalam APBD-P tahun 2025 dapat menghasilkan serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun, tetap memperhatikan keseimbangan antara pembiayaan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Terutama pada beberapa sumber pendapatan yang masih memungkinkan hingga saat ini.,” tutur Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barsel itu.

Ia mengatakan, APBD-P 2025 tetap diarahkan pada skala prioritas dengan titik berat pada sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan sektor lainnya sesuai dengan tingkat kebutuhan riil daerah.

“Untuk APBD-P tahun 2025 ini ditargetkan sebesar Rp1,6 triliun, angka ini juga sudah disesuaikan dengan arah kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi pada Tahun 2025,” kata Hermanes. (AL) 

DPRD Dorong Pemkab Barsel Kembangkan Produk Unggulan

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Wakil Ketua (Waket) I DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Ideham mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat supaya mengembangkan produk-produk lokal unggulan.

“Karena di daerah ini ada beberapa produk lokal unggulan yang bisa dikembangkan,” ucapnya di Buntok, Srnin (7/7/2025). 

Ia mengatakan, adapun produk unggulan lokal yang ada dan akan terus dikembangkan tersebut diantaranya seperti ikan dan jagung yang mana produksinya dalam setiap tahun selalu surplus.

Selain itu, lanjutnya, produk unggulan lainnya yakni nenas parigi dan produk lokal lainnya yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai produk unggulan lokal daerah Barsel. 

“Produk-produk unggulan ini perlu terus dikembangkan, sehingga akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” kata Ideham. (AL) 

Anggota DPRD Barsel Reses Serap Aspirasi Masyarakat

LPLHNNEWS.com, Buntok – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Idariani memanfaatkan momen reses untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Idariani menerangkan, bahwa reses merupakan bagian dari tugas aktif anggota DPRD dalam menjalin komunikasi dua arah dengan masyarakat, melalui reses para wakil rakyat dapat mendengar langsung keluhan dan usulan masyarakat untuk kemudian diakomodasi dalam program pembangunan.

“Hasil dari pertemuan ini akan disusun sebagai pokok pemikiran atau Pokir DPRD, yang nantinya akan diusulkan kepada pemerintah agar dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan dalam program pembangunan,” ujarnya di Buntok, Rabu (3/7/2025). 

Idariani yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat menambahkan bahwa setiap aspirasi masyarakat akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah dan diprioritaskan berdasarkan skala kepentingan. (AL) 

APBD 2026 Difokuskan Pada Infrastruktur dan Peningkatan SDM

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Ketua DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Farid Yusran menyampaikan berdasarkan hasil pembahasan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 20246 mendatang lebih difokuskan pada bidang infrastruktur dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). 

“Untuk peningkatan SDM ini, pembangunannya diarahkan pada bidang pendidikan dan bidang kesehatan,” ucapnya di Buntok, Jumat (25/7/2025). 

Ia menerangkan, sesuai ketentuan, bidang kesehatan dianggarkan minimal 10 persen dari jumlah APBD, dan bidang pendidikan dianggarkan minimal 20 persen dari jumlah APBD. 

Menurutnya, APBD Barsel 2026 mendatang, bidang kesehatan sudah dianggarkan lebih dari 10 persen dan begitu juga dalam bidang pendidikan juga sudah dianggarkan diatas 20 persen dari jumlah APBD.

“APBD Barsel tahun anggaran 2026 mendatang sebesar Rp1,668 triliun dan jumlah ini meningkat sebesar Rp411 miliar lebih dibandingkan APBD tahun sebelumnya,” terang Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barsel itu. 

Selain itu, ia mengatakan, untuk rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Barsel tahun anggaran 2026 tersebut memang panjang, sehingga dilaksanakan selama tiga hari.

“Hal itu karena adanya tambahan anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) sawit, DBH lainnya serta Dana Alokasi Khusus (DAK) yang jumlahnya sangat signifikan, sehingga pembahasannya menjadi panjang,” kata Farid Yusran. (AL) 

Ini Pesan Anggota DPRD Barsel Kepada Para Kades

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Raden Sudarto, mengingatkan kepada para Kepala Desa (Kades) supaya bisa bekerjasama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membangun desanya masing-masing.

“Selain dengan BPD, seorang Kades harus bisa bekerjasama dengan tokoh masyarakat dalam membangun desa,” ucapnya di Buntok, Kamis (24/7/2025). 

Ia juga mengingatkan kepada para Kades agar dalam penggunaan Dana Desa (DD) sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan, sehingga tidak terjadi permasalahan dalam pelaksanaannya.

Seperti, lanjutnya, desa yang berada di daerah bantaran sungai, sehingga masyarakat memiliki pekerjaan, dan dari kegiatan-kegiatan penggunaan dana desa selama tidak bertentangan dengan juknis yang ada. 

“Kita juga meminta kepada kepala desa bisa membangun ekonomi masyarakat agar perekonomian masyarakat bisa meningkat,” kata H. Raden Sudarto. (AL) 

Dewan Minta Pemkab Barsel Kembangkan Sektor Pertanian Daerah

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Ketua Komisi III DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Sudiarto meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk terus mengembangkan sektor pertanian guna kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. 

“Kita mengharapkan dinas terkait dapat terus mengembangkan sektor pertanian secara sistematis yang terencana, dan tepat sasaran,” ucapnya di Buntok, Kamis (24/7/2025). 

Sebab, ia menuturkan, tidak hanya para petani tapi juga semua pihak menginginkan kedepannya, hasil sektor pertanian terus berkembang, dan produksinya mengalami peningkatan setiap tahunnya. 

“Sehingga sektor pertanian di daerah ini bisa terus tumbuh, sehingga produksinya terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya,” tutur Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barsel itu. 

Oleh karena itu, ia mengharapkan dinas terkait dapat terus menggenjot pertumbuhan pertanian, baik padi sawah maupun tadah hujan di wilayah setempat.

“Supaya produktifitasnya maksimal, harus dibuat perencanaan secara sistematis yang dimulai dari penyediaan bibit, pupuk, pemeliharaan hingga panen,” ujarnya. 

Ia mengatakan, para petani lokal juga harus diberikan pelatihan-pelatihan mengenai tata cara pengembangan pertanian yang baik, serta pemanfaatan lahan yang mereka miliki secara optimal.

Hal itu, lanjutnya, dilakukan agar hasil produktifitas pertaniannya bisa lebih maksimal sehingga kesejahteraan petani akan terus mengalami peningkatan.

“Disamping itu, petani lokal juga diberikan pelatihan agar mereka dapat mengembangkan tanaman pangan lainnya, supaya para petani tidak bergantung dari satu jenis tanaman saja,” kata H. Sudiarto. (AL) 

Aparat Desa Diminta Terus Tingkatkan Kualitas Kinerja Pelayanan

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Kalangan DPRD Barito Selatan meminta aparat desa meningkatkan kualitas kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk meningkatkan pelayanan tersebut, tidak terlepas dari kualitas dan kinerja para perangkat pemerintahan desanya sendiri terhadap masyarakat,” ujar Anggota DPRD Barsel, Ensilawatika Wijaya di Buntok, Rabu (23/7/2025). 

Oleh sebab itu, lanjut dia, aparatur pemerintahan diharapkan terus berbenah diri dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, ia juga mengingatkan, perangkat pemerintahan baik para ASN maupun tenaga honor untuk menghindari perilaku-perilaku yang dianggap merugikan negara hingga diri.

Ini semua demi kemajuan suatu daerah yang tercermin dari pelayanan kepada masyarakatnya. (AL) 

DPRD Barsel Sarankan Pemkab Terus Mempromosikan Potensi Seni dan Budaya

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah menyarankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat terus mempromosikan potensi seni dan budaya di daerah itu.

“Kita menyarankan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui dinas terkait terus mempromosikan seni dan budaya serta objek wisata yang ada di daerah ini,” kata Wakil ketua 1 DPRD Barsel, Ideham di Buntok, Rabu (22/7/2025).

Dikatakannya, seni dan budaya serta objek wisata di Barito Selatan ini perlu terus diperkenalkan agar nantinya bisa dikenal masyarakat secara luas.

“Dengan demikian, bisa menarik wisatawan domestik maupun mancanegara ke kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” ucap politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barito Selatan itu.

Selain memperkenalkan seni dan budaya lanjut dia, dirinya juga mendukung langkah dinas terkait yang terus menggali potensi pariwisata yang tersebar dienam kecamatan.

“Kita mendukung kebijakan pemerintah kabupaten setempat yang terus menggali potensi pariwisata yang ada di daerah ini,” tambah dia.

Karena lanjut Ideham, potensi pariwisata yang ada disejumlah kecamatan di daerah ini ada, dan perlu digali kembali dalam upaya memajukan sektor tersebut. (AL) 

Sebanyak 1.084 Aspirasi Masyarakat Berdasarkan Hasil Reses Anggota DPRD Barsel

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Berdasarkan hasil reses anggota DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu, ada sebanyak 1.084 aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Anggota DPRD Barito Selatan, Ahmad Rizki mengatakan, aspirasi itu disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses pimpinan dan anggota dewan pada Daerah Pemilihan (Dapil) I, II, dan III.

“Usulan itu disampaikan masyarakat 45 desa yang tersebar dienam kecamatan di daerah ini dalam kegiatan reses yang dilaksanakan pada 23 sampai 28 Februari 2025 lalu,” ujarnya di Buntok, Rabu (23/7/2025). 

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Barito Selatan ini juga menyampaikan, usulan masyarakat tersebut dirangkum dalam lima bidang.

“Lima bidang itu terdiri dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, bidang keagamaan dan fasilitas sosial serta bidang perekonomian,” ucap Ahmad Rizki.

Ia menjelaskan, pada bidang pendidikan, masyarakat disejumlah desa mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi sekolah Madrasah, SD, SMP, dan SMA.

“Masyarakat juga meminta penambahan tenaga pengajar dan tenaga pendidikan serta bantuan sarana pendidikan seperti buku dan seragam sekolah,” tambah Ahmad Rizki.

Dalam bidang kesehatan lanjut dia, masyarakat mengusulkan penyediaan fasilitas kesehatan dan peralatan medis pada sejumlah puskesmas serta poskesdes.

Kemudian, masyarakat mengusulkan penambahan tenaga medis dan paramedis serta pembangunan sarana kesehatan puskesmas dan posyandu.

Sedangkan di bidang infrastruktur, masyarakat mengharapkan rehabilitasi jembatan dan akses jalan di berbagai desa untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

“Dalam reses itu, masyarakat mengusulkan penyediaan air bersih dan pembangunan siring penahan ablasi guna mengatasi masalah lingkungan dan sanitasi serta meminta peningkatan akses listrik dan perbaikan jaringan telekomunikasi guna mendukung konektivitas dan akses informasi,” bebernya.

Pada bidang keagamaan dan fasilitas sosial, kata Ahmad Rizki, masyarakat di sejumlah desa mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas keagamaan seperti masjid dan gereja serta penyediaan alat ibadah maupun fasilitas sosial.

“Pembangunan dan peningkatan pusat kegiatan masyarakat serta aula serbaguna, serta penyediaan alat ibadah dan fasilitas sosial,” terangnya.

Pada bidang perekonomian, masyarakat mengusulkan bantuan untuk nelayan, peternak dan petani serta penetapan dana pengembangan ekonomi seperti kawasan industri.

Ia menyampaikan, dalam bidang ini juga, masyarakat mengusulkan agar pengawasan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat ditingkatkan.

“Pengawasan ini dalam upaya meminimalisir terjadinya pelanggaran ketentuan dan menghindari terjadinya penyelewengan yang dilakukan oleh oknum,” jelasnya.

Dikatakannya, berdasarkan hasil rangkuman aspirasi masyarakat tersebut, diharapkan dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dalam merancang program dan proyek yang responsif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AL) 

Legislator Ini Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam dan Persaudaraan 

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Barito Bupati Hermanes, mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan persaudaraan dalam kehgidupan majemuk yang beranekaragam suku bangsa, agama dan rasa.

“Perbedaan itu bukanlah penghalang bagi kita semua untuk bersatu,” ucap Hermanes di Buntok, Senin (21/7/2025). 

Serta lanjut dia bukan juga penghalang untuk bisa hidup dalam kebersamaan, saling menghormati, saling membantu, serta saling membangun solidaritas sosial yang kokoh.

Menurutnya, perbedaan itu tidak harus diseragamkan, tidak juga harus ditiadakan, dan bahkan dihilangkan.

Namun, lanjut dia, kesemuanya itu harus diikat oleh tali persaudaraan, tali kebersamaan, dan tali persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika.

“Sebab dengan menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, maka kita akan tetap bersatu, dan dengan bersatu kita akan maju bersama untuk mencapai kesejahteraan dalam menyongsong masa depan yang gemilang,” kata Hermanes. (AL) 

DPRD Dorong Pemkab Barsel kembangkan Produk Unggulan

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mendorong upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk mengembangkan produk lokal unggulan.

“Karena di daerah ini ada beberapa produk lokal unggulan yang bisa terus dikembangkan,” ucap Wakil ketua I DPRD Barito Selatan, Ideham, di Buntok, Senin (21/7/2025). 

Ia menjelaskan, adapun produk unggulan lokal yang ada dan akan terus dikembangkan tersebut diantaranya seperti ikan dan jagung yang mana produksinya dalam setiap tahun selalu surplus.

Kemudian kata dia, produk unggulan lainnya yakni nenas parigi dan produk lokal lainnya yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai produk unggulan lokal Barito Selatan.

“Produk unggulan tersebut perlu terus dikembangkan sebab dengan dikembangkannya produk tersebut akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” ucap politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barito Selatan itu. (AL)

Komisi III DPRD Barito Selatan Sebut Pembangunan Kesehatan Tanggungjawab Bersama

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Ketua komisi III DPRD Barito Selatan, H. Sudiarto, SE menyebutkan pembangunan kesehatan merupakan tanggungjawab bersama.

Ia mengatakan, bahwa untuk mewujudkan masyarakat yang sehat adalah tujuan utamanya. Sehingga peran semua pihak sangat diperlukan.

“Masalah kesehatan itu tanggungjawab bersama. Kalau hanya satu pihak saja maka akan sulit mencapai pembangunan kesehatan sesuai harapan,” ucapnya di Buntok, Minggu (20/7/2025). 

Ia menjelaskan, upaya demi terwujudnya pembangunan kesehatan harus dilandasi dengan nilai-nilai yang sejatinya dapat menjadi roh dalam proses penyelenggaraannya.

Dalam pelaksanaannya pembangunan kesehatan itu, sambung dia, semua kalangan haruslah proaktif dan responsif terhadap persoalan dan kebutuhan daerah.

Apalagi, dalam menjalankan program kesehatan tersebut menghadapi berbagai kendala di era globaliasasi saat ini.

“Salah satunya jumlah dan mutu tenaga kesehatan di Barsel, yang mana belum memenuhi kebutuhan,” ucap dia.

Ia menambahkan, meski demikain, sejauh ini semua dapat tertangani dan teratasi, dengan ditingkatkannya kemandirian masyarakat untuk bisa hidup sehat. (AL) 

DPRD Barsel Evaluasi Layanan Perumdam dan Skema Pendanaan Tenaga Kontrak

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) menutup rangkaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan membahas evaluasi layanan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) serta skema pendanaan bagi tenaga kontrak yang belum mencapai masa kerja dua tahun.

Menurut Ketua DPRD Barsel, HM Farid Yusran, pembahasan ini merupakan kelanjutan dari RDP sebelumnya yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barsel.

“Hari ini fokus kami adalah evaluasi terhadap Perumdam, sementara kemarin tenaga kontrak di sektor kesehatan dan pendidikan telah dibahas, termasuk peluang skema pendanaan bagi mereka yang masa kerjanya kurang dari dua tahun,” ujarnya di Ruang Gabungan Komisi DPRD Barsel.

Selain itu, katanya, tenaga kontrak yang belum memenuhi masa kerja dua tahun tidak lagi dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tetapi tetap bisa menerima gaji melalui skema pendanaan tertentu.

“Bagi tenaga kontrak di sektor kesehatan, mereka masih bisa dibiayai melalui dana Floating BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), sedangkan di sektor pendidikan dapat memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” katanya.

DPRD Barsel menegaskan bahwa tenaga kontrak yang tetap bekerja akan digaji berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari kepala sekolah atau kepala puskesmas, dengan nomenklatur jabatan yang masih akan ditentukan lebih lanjut.

Dalam pembahasan mengenai layanan air bersih, DPRD Barsel meminta Perumdam Tirta Barito untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas air guna mengurangi keluhan masyarakat.

“Kami menerima laporan mengenai air yang tidak lancar dan kualitasnya yang kurang baik, sehingga harus ada perbaikan menyeluruh agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang optimal,” tambahnya.

DPRD Barsel juga menyoroti permasalahan tarif, dimana harga air Perumdam saat ini bahkan berada di bawah batas tarif terendah yang ditetapkan oleh gubernur, sehingga perusahaan terus mengalami kerugian.

“Oleh karena itu, kami meminta Perumdam untuk mengidentifikasi faktor penyebab kerugian dan segera menyusun strategi perbaikan agar perusahaan tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.

DPRD Barsel berharap koordinasi antar instansi tetap berjalan agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta memastikan transparansi dalam setiap keputusan yang diambil. (AL)

Tiga Fraksi DPRD Barsel Sepakat Empat Raperda Dibahas Ketahap Berikutnya

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Tiga fraksi DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah menyetujui empat rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan pemerintah kabupaten setempat segera dibahas ke tahap berikutnya.

Hal itu disampaikan, Riri Fardani juru bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sudiarto dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Arbanu dari fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) dalam rapat paripurna, di Buntok, Jumat (18/7/2025). 

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran mengatakan, dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi dewan ini semuanya sepakat empat raperda tersebut dibahas lebih lanjut.

Ia menyampaikan, empat raperda tersebut yakni raperda tentang penyelenggaraan kearsipan, dan raperda tentang masyarakat hukum adat.

Kemudian, raperda pencabutan peraturan daerah Nomor 2/2017 tentang tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi keuangan dan barang daerah serta raperda tentang penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah kabupaten Barito Selatan.

Setelah ini lanjut dia, empat raperda ini akan dibahas dan dipelajari lebih mendalam, agar apabila empat raperda itu nantinya disyahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Barito Selatan.

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tiga fraksi yang sepakat empat raperda dibahas pada tahap berikutnya.

“Kita juga mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas saran, usul dan pendapat anggota DPRD terkait dengan perbaikan, baik teknis penyusunan maupun substansi yang diatur dalam raperda ini,” ucapnya.

Menurut dia, setelah ini, empat raperda yang telah diajukan pemerintah kabupaten Barito Selatan itu akan dibahas pada tahap selanjutnya sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku.

Termasuk juga lanjut Khristianto Yudha hal-hal lain yang secara tidak langsung terkait dengan materi empat raperda yang telah diajukan tersebut.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan serta semua pihak yang telah bekerja sama dalam membangun kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini kearah lebih baik lagi,” demikian Khristianto Yudha. (AL) 

DPRD Bersama Pemkab Barsel Bahas Struktur APBD 2025

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – DPRD Kabupaten Barito Selatan(Barsel), Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat sedang melakukan pembahasan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025, berlangsung di ruang rapat gabungan komisi DPRD setempat, Senin (14/7/2025). 

“Pada hari ini, kita bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang membahas struktur anggaran APBD 2024 mendatang,” ucap ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran disela memimpin rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024.

Ia mengatakan, disamping membahas mengenai struktur anggaran dengan TAPD, pihaknya dalam rapat yang dilaksanakan ini juga membahas mengenai Pendapat Asli Daerah (PAD).

“Jadi kita pada hari ini membahas struktur anggaran. Termasuk juga membahas mengenai pendapatan dengan sejumlah dinas -dinas yang menghasilkan PAD,” kata Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barsel itu.

Menurut dia, dalam rapat yang dilaksanakan ini, pihaknya juga ingin bersama-sama mengetahui apakah masih ada sejumlah potensi-potensi pendapatan yang masih belum dibuka atau belum digali oleh sejumlah dinas tersebut.

“Oleh karena itu dalam rapat kali ini, kita bersama-sama dengan kepala dinas terkait untuk membahasnya,” terang politisi dari partai besutan Megawati Soekarnoputri ini.

Dikatakannya, hal tersebut dilakukan agar pendapatan asli daerah bagi kabupaten Barito Selatan pada 2024 mendatang bisa lebih meningkat lagi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pembahasan struktur anggaran dan pendapatan ini sedang berlangsung dan pembahasannya masih belum selesai dilaksanakan,” tambah Farid Yusran.

Acara rapat pembahasan KUA-PPAS 2024 yang berlangsung diruang rapat gabungan komisi DPRD Barito Selatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Nyimas Artika, dan Enung Irawati serta sejumlah anggota dewan lainnya.

Sedangkan dari TAPD dihadiri Sekda Barito Selatan, Edy Purwanto dan sejumlah kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) setempat. (AL) 

DPRD Barsel Dorong Pembangunan Sentra Peternakan untuk Tekan Harga Daging

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Putri Siti Rochmawati, mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) setempat agar menjadikan pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu skala prioritas pembangunan, khususnya dalam rangka mencapai swasembada daging.

“Sebab, pengembangan dalam bidang ini sangat penting agar kebutuhan daging ayam potong dan sapi bisa terpenuhi dari daerah sendiri,” ucapnya di Buntok, Senin (14/7/2025). 

Menurutnya, selama ini kebutuhan daging ayam dan sapi di Kabupaten Barsel masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, terutama dari Kalimantan Selatan, hal itu menyebabkan lonjakan harga yang signifikan, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.

Ia menyarankan agar Pemda melalui instansi terkait segera membangun kantong-kantong penyangga peternakan, seperti sentra ayam ras, kambing, sapi, maupun kerbau di wilayah Kabupaten Barsel.

“Jika sudah ada kantong penyangga, maka kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi, dan harganya juga akan lebih stabil dibandingkan dengan daging dari luar daerah,” tutur Politisi dari Partai Demokrat Barsel itu. 

Putri meyakini, dengan pengelolaan yang serius dan berkelanjutan, Barito Selatan tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpotensi menjadi daerah penyuplai ke wilayah lain.

Selain itu, ia juga menyoroti tentang perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemda Kabupaten Barsel, termasuk pemisahan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) ke dalam beberapa OPD.

“Dengan struktur baru ini, pengembangan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan akan lebih terfokus dan bisa mengalami kemajuan signifikan di masa mendatang,” kata Putri Siti Rochmawati. (AL) 

Bahas Raperda RPJMD, DPRD Barsel Kunjungi DPRD Kalteng

LPLHNNEWS.com, BUNTOK, DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Barito Selatan bertempat di ruang rapat gabungan DPRD Kalimantan Tengah, Kamis (3/7/2025). 

Rombongan DPRD Kabupaten Barito Selatan disambut baik oleh unsur DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin oleh Hj Siti Nafsiah beserta beberapa anggota DPRD Kalimantan Tengah lainnya.

Usai acara, H. Sudarsono menyebut kunjungan rombongan DPRD kabupaten Barito Selatan untuk mempelajari berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sudarsono mengatakan RPJMD baik di provinsi maupun kabupaten/kota itu harus selaras dan satu jalan dalam mewujudkan pembangunan yang merata di semua daerah

Menurut saya ini hal yang sangat positif, karena mestinya memang RPJMD Kabupaten/Kota itu harus selaras dengan RPJMD Provinsi supaya Pembangunan di Kalimantan Tengah bisa selaras,” ucapnya.

Legislator Fraksi Partai Golongan Karya ini menyambut baik solusi yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Barito Selatan, untuk kedepannya nanti DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dapat melakukan pembahasan rapat dan RPJMD ini bersama DPRD di seluruh daerah Kalimantan Tengah.

“Saya berpendapat Pansus RPJMD Provinsi suatu saat bisa mengundang pansus-pansus RPJMD Kabupaten/kota,” kata H. Sudarsono. (AL) 

DPRD dan Pemkab Barsel Tandatangani Kesepakatan Bersama

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Menggelar Rapat Paripurna ke-22 masa persidangan III tahun 2025, yang berlangsung di gedung graha Paripurna DPRD setempat, Senin (7/7/2025). 

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Barsel, H. M. Farid Yusran didampingi Wakil Ketua (Waket) I Ideham bersama Waket II Rusinah, dan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kristianto Yudha, Plh. Sekda, Dr. Ita Minarni, unsur Forkopimda, Kepala OPD, serta anggota DPRD lainnya. 

Dalam rapat tersebut dibahas dua agenda penting, yakni tentang persetujuan bersama antara Bupati dan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Barsel nomor 2 tahun 2017 tentang tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi keuangan dan barang daerah, dan penyampaian laporan hasil reses pimpinan dan anggota DPRD masa sidang III tahun 2025.

Kristianto Yudha menyampaikan, bahwa pencabutan Perda tersebut merupakan tindak lanjut dari ketentuan pasal 56 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 133 tahun 2018 tentang penyelesaian tuntutan ganti kerugian daerah terhadap pegawai negeri bukan bendahra atau pejabat lain. 

“Ini merupakan kaloborasi antara Eksekutif dan Legislatif dalam pembentukan produk hukum daerah serta bentuk sinergi dalam menyelenggarakan pemerintah, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” Wabup. 

Ia mengatakan, kerja sama tersebut diwujudkan dengan penandatangan persetujuan bersama antara Pemkab Barsel dan pimpinan DPRD terhadap Ranperda pencabutan Perda tersebut. 

“Sesuai Pasal 100 Permendagri nomor 80 tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah, Ranperda ini wajib memperoleh nomor register dari Gubernur Kalimantan Tengah sebelum ditetapkan dan diundangkan,” kata Kristianto Yudha. (AL) 

Dewan Imbau Masyarakat di Bantaran DAS Barito Jaga Kebersihan Sungai

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Rida Sri Ahlina mengimbau kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai DAS Barito supaya tidak membuang sampah dengan sembarangan.

“Karena, masih ada sebagian warga masyarakat di daerah ini yang masih kurang akan kesadarannya terhadap kebersihan sungai,” ucapnya di Buntok, Jumat (4/7/2025). 

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barsel itu mengatakan, bahwa dengan membuang sampah sembarangan ke sungai, tentunya akan berdampak pada tercemarnya sungai dan lingkungan.

Selain itu, lanjutnya, apabila terjadi hujan yang deras, maka sampah-sampah akan terbawa oleh air hujan hingga terjadi penumpukan di sungai yang menimbulkan bau yang tidak sedap dan menyengat serta akan mengakibatkan banjir.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait sudah sering kali memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahkan membuat papan pengumuman yang ditempatkan di beberapa tempat yang bertuliskan “Jangan Membuang Sampah Sembarangan, Buanglah Sampah Pada Tempatnya,” kata Rida Sri Ahlina. (AL) 

Dewan Minta Orang Tua Dukung Anak Kembangkan Bakat

 

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Ensilawatika Wijaya meminta kepada para orang tua di daerah setempat untuk selalu mendukung anak-anak mereka, khususnya dalam hal mengembangkan bakat dan minta yang dimiliki setiap anak. 

”Dalam pengembangan bakat yang dimiliki setiap anak, diperlukan dukungan dari orang tua, salah satunya adalah memberikan dukungan dengan memberi izin kepada anak untuk mengikuti ekstrakurikuler di sekolah,” ujarnya di Buntok, Jumat (11/7/2025). 

Politisi PDIP Barsel itu menuturkan, selama anak melakukan berbagai kegiatan positif, seharusnya orang tua selalu mendukung dan memberikan kepercayaan.

“Setiap anak pasti memiliki bakat yang bisa terus dikembangkan secara kreatif, pengembangan bakat itu bisa di bidang olahraga, seni, dan bidang lainnya,” tuturnya. 

Ia mengatakan, apabila bakat anak dapat dikembangkan dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan lahir atlet atau seniman yang mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi, nasional hingga internasional. 

”Kami minta kepada anak-anak untuk selalu menjaga kepercayaan orang tua, dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, jangan berbohong berangkat ke sekolah untuk mengikuti ekstrakurikuler namun ternyata tidak, jaga kepercayaan yang telah diberikan oleh orang tua kalian, kalian kalian masa depan bangsa,” kata Ensilawatika Wijaya. (AL) 

DPRD Barsel Minta Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Terhadap Investasi Daerah

H. Irawansyah, Anggota DPRD Barsel

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Irawansyah, meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan investasi yang beroperasi di wilayah setempat. 

“Dengan pengawasan yang optimal setiap bentuk investasi yang masuk ke daerah ini dapat berjalan sesuai regulasi, dan tidak akan menyimpang dari aturan yang berlaku, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya di Buntok, Rabu (9/7/2025). 

Ia menyampaikan, pengawasan bukan untuk menghambat investasi, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan kegiatan ekonomi berjalan sejalan dengan kepentingan publik.

“Dengan pengawasan yang optimal, diyakini kegiatan operasional dari investasi yang menanamkan modalnya tidak akan menyalahi aturan sedikitpun,” ucap Politisi dari Partai Golkar Barsel itu. 

Ia mengatakan, bahwa setiap perusahaan wajib menjalankan tanggung jawab sosial, termasuk dalam hal pemberdayaan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan ikut mendorong percepatan pembangunan di wilayah operasionalnya.

Menuurtnya, investasi yang sehat dan bertanggung jawab akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memajukan Kabupaten Barsel.

Selain itu, lanjutnya, perusahaan wajib peduli terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, sehingga mereka juga dapat menikmati sumber daya daerah sendiri. 

“Sebagai wakil rakyat, Kita ingin memastikan apakah kegiatan mereka benar-benar sesuai aturan atau tidak, jangan sampai investasi yang masuk justru merugikan masyarakat dan daerah,” kata H. Irawansyah. (Red/AL) 

DPRD Barsel Ajak Pemdes Optimalkan Dana Desa

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Nurul Hikmah mengajak kepada seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) di daerah setempat agar kreatif dalam mengelola dan memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk kemajuan pembangunan desa serta daerah. 

“Kita mengajak seluruh Pemdes di Kabupaten Barsel agar lebih kreatif dalam memanfaatkan anggaran DD untuk pembangunan desa masing-masing,” ucap Nurul Hikmah, di Buntok, Senin (7/7/2025). 

Nurul Hikmah, Anggota DPRD Barsel

Ia menyampaikan, Pemdes dalam pengelolaan DD jangan hanya bergantung pada ketersediaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) saja, tapi juga dapat memanfaatkan peluang-peluang lain yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

 

“Gunakanlah DD tersebut sesuai dengan mekanismenya dalam upaya terus memajukan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Selain itu, menurut Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barsel itu menuturkan, peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan penggunaan DD, yakni potensi Sumber Daya Alam (SDA) sebagai PADes serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Hal itu, lanjutnya, mengingat seluruh desa di Kabupaten Barsel memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk dijadikan produk unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan dan memajukan pembangunan di desa serta daerah. 

“Hanya saja, tinggal bagaimana menjalankan sistem pengelolaan serta mengembangkannya, dan yang terpenting tetap tertib administrasi, supaya lebih baik lagi kedepannya,” tutur wanita yang akrab disapa ibu Nurul itu. 

Ia mengatakan, seluruh Kepala Desa (Kades) beserta aparatur desa harus bekerjasama dalam mengembangkan potensi desa masing-masing, hal itu bertujuan agar anggaran pembangunan bisa didukung dengan sistem administrasi dan pelaporan keuangan yang lebih baik.

“Kalau pengelolaan DDnya dilakukan secara efektif dan efisien, maka pelaksanaan pembangunan disetiap desa akan berjalan dengan baik sesuai harapan masyarakat,” kata Nurul Hikmah. (AL)

Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat, DPRD Barsel Gelar RDP

LPLHNNEWS.com, BUNTOK – Menindaklajuti aspirasi masyarakat Desa Sungai Telang, Kecamatan Dusun Utara, DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dua perushaan tambang batu baru yang beraktivitas di wilayah setempat, yakni PT. Bintang Arwana, bertempat diruang rapat gabungan Komisi DPRD setempat, Kamis (2/10/2025).

Dipimpin Wakil Ketua (Waket) I DPRD Barsel, Ideham didampingi Waket II, Hj. Rusinah bersama anggota dewan lainnya, rapat tersebut di hadiri oleh Pj. Sekda Barsel, Dr. Ita Minarni, sejumlah Kepala OPD, Camat Dusun Utara, Kepala Desa (Kades) Sungai Telang, Mantir Adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari pihak PT. Bintang Arwana.

Ideham menerangkan, RDP tersebut dilaksanakan karena warga Desa Sungai Telang tidak setuju dengan rencana pembangunan jalan houling yang akan digarap oleh PT. Bintang Arwana yang dikhawatirkan akan berdampak tercemarnya sumber air bersih yang berada disekitar jalan houling tersebut.

Karena, lanjutnya, berdasarkan keterangan warga Desa Sungai Telang dan surat yang disampaikan mereka ke DPRD Barsel, bahwa rencana pembangunan jalan houling tersebut diduga belum memenuhi prosedur dan ketentuan yang berlaku, maka dari itu mereka memohon untuk dilaksanakan RDP.

“Mereka tidak mau sumber air bersih yang masih bisa dimanfaatkan oleh warga Desa tercemar dikemudian hari, akibat adanya jalan houling itu,” terangnya.

Ideham menuturkan, pada prinsipnya jajaran DPRD mendukung apa yang disampaikan oleh Pj. Sekda Barsel pada saat RDP tadi, bahwa pihak perusahaan sebelum melakukan aktivitas diwajibkan menyelesaikan masalah perizinan dalam bentuk apapun baru bisa bekerja.

“Sementara yang dilakukan oleh PT. Bintang Arwana tidak demikian, mereka malah melakukan aktivitas pekerjaan meskipun masalah perizinannya belum lengkap,” tutur Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Barsel itu.

Ia mengatakan, semoga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel segera memanggil pimpinan perusahaan untuk duduk bersama dalam forum koordinasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, supaya ada kepastian dan menghasilkan solusi yang terbaik tanpa merugikan kedua belah pihak, baik masyarakat maupun pihak perusahaan.

“Hasil dari RDP tadi, untuk sementara pihak PT. Bintang Arwana diminta menghentikan sementara semua aktivitas pembangunan jalan hauling sampai semua masalah perizinan lengkap sesuai peraturan yang berlaku. (AL)

Siap Hadapi POPNAS 2025, Pengkab Perbakin Barsel Gelar Seleksi Atlet

Foto : Sebanyak 74 siswa dan siswi di bawah binaan PBSC Barsel mengikuti seleksi atlet menembak POPNAS tahun 2025.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Guna mempersiapkan atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Barito Selatan, menggelar seleksi atlet menembak.

Kegiatan seleksi ini bertempat di Lapangan Tembak Polres Barsel Jalan Tugu No. 14 Buntok, Sabtu (10/5/2025).

Diterangkan oleh Pelaksana Harian (PLH) Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perbakin Barsel, Zulkarnain Masdipura, kegiatan ini akan menentukan siapa saja atlet menembak yang akan mewakili Barsel di tingkat provinsi Kalimantan Tengah yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni 2025 mendatang di Palangkaraya.

Ia menjelaskan, kegiatan seleksi saat ini untuk menyaring atlet – atlet muda berbakat untuk ikut seleksi di tingkat Provinsi Kalteng pada bulan Juni 2025 mendatang, menyongsong POPNAS sekitar bulan September 2025 nanti kemungkinan besar akan digelar di Jakarta.

Foto : Membuka seleksi atlet POPNAS 2025, Plh. Ketua Pengkab Perbakin Barsel, Zulkarnain Masdipura mengaku optimis bisa mendapatkan atlet menembak kelas nasional.

“Seleksi ini bisa menghasilkan penembak muda terbaik, sehingga mereka para atlet muda nanti bisa mengharumkan nama Barsel di kancah provinsi atau nasional, kita optimis karena sekitar 74 lebih pelajar yang sudah rutin berlatih di bawah binaan Polres Barsel Shooting Club (PBSC Junior) dalam 8 bulan terakhir, ” terang dia.

Selanjutnya, Zul juga mengungkapkan agenda kerja Pengkab Perbakin Barsel tahun 2025 selanjutnya adalah mendirikan Sekolah Menembak di Barsel.

“Ini juga merupakan implementasi program kerja PB Perbakin pusat dan provinsi agar cabor menembak secara sah melekat dalam kurikulum ekstrakurikuler di sekolah tingkat SMP dan SMA,” tuturnya menjelaskan.

“Bahkan di Pengkab perbakin Barsel saat ini sudah ada 2 siswa SD yang giat mengikuti latihan setiap Sabtu dan Minggu di lapangan tembak polres lama,” pungkas Zul.

DPRD Barsel Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangani Dampak Bencana Banjir

Foto : Rusinah Andelen.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana banjir menyusul tingginya curah hujan yang menyebabkan sejumlah wilayah terendam.

Sebagai respons cepat Pemkab Barsel mulai menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir. Bupati H. Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan tersebut kepada para warga.

Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua I DPRD Barito Selatan Rusinah yang menilai langkah pemerintah sangat sigap dan berpihak pada masyarakat.

“Gerak cepat ini sangat kami hargai. Namun kami juga berharap pendistribusian bantuan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar terdampak banjir,” ujar Duin sapa akrabnya.

Dikatakan Ketua Partai Nasdem Barsel ini, bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dampak banjir. Dengan penyaluran bantuan secara merata dan tepat sasaran, diharapkan pula penanganan dampak bencana banjir di Barito Selatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.(red)

Ketua Komisi II DPRD Barsel Soroti Kerusakan Jalan Trans Nasional di Wilayah Setempat

Foto : Hj. Yangsi Hartini.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Jalan nasional yang menghubungkan Buntok – Palangkaraya tepatnya di Desa Pararapak, yang diterjang banjir beberapa waktu lalu mendapat perhatian anggota legislatif. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito selatan (Barsel) Hj. Yangsi Hartini SH, soroti terkait pentingnya kondisi jalan nasional di Barito Selatan yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Karena perbaikan jalan tersebut menjadi hal yang sangat mendesak untuk dilakukan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang lebih optimal.

“Pembenahan jalan nasional yang terkena banjir harus dilakukan dengan menyelaraskan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta kabupaten. Ruas jalan ini sangat penting agar program strategis nasional yang direncanakan dapat hadir dan berjalan efektif di wilayah Barito Selatan. Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat”, ucap Yangsi Hartini saat rapat gabungan komisi DPRD Barsel dengan eksekutif membahas rancangan awal RPJMD, Senin 5 Mei 2025.

Ia menambahkan, pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pedoman utama dalam menentukan skala prioritas pembangunan di Barito Selatan. RPJMD harus benar-benar menjadi acuan dalam menetapkan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan, termasuk fokus pada perbaikan infrastruktur jalan yang sangat vital bagi kemajuan daerah.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini, optimisme terhadap perbaikan jalan di Barito Selatan semakin menguat dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik dari tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten. Diharapkan, dengan perbaikan infrastruktur yang baik, mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lebih lancar sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Barito Selatan.(red)

Waket I DPRD Barsel Harapkan Kemajuan di Tangan Kepala Daerah yang Baru

Foto : Ideham.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Wakil Ketua I DPRD Barsel, Ideham berharap,  supaya Pemerintah Daerah Barsel Tingkatkan lagi  dalam menjalankan tugasnya guna memajukan roda pembangunan setiap tahunnya.  

Wakil rakyat asal PAN Barsel itu menyarankan, agar  Pemerintah Daerah Barsel bisa terus memprioritaskan pembangunan bidang infrastruktur setiap tahunnya.

 “Karena dengan baiknya infrastruktur di Kabupaten Barsel, maka hal itu merupakan bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar membangun,” kata Ideham, Rabu (8/01/2025).

Legislator dapil I Barsel itu berharap,   supaya Pemerintah Daerah Barsel serius menjalankan tugasnya guna memajukan roda pembangunan setiap tahunnya.  Sebab, kata dia, bila pembangunan di daerah berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu maju dan meningkat, maka para investor akan selalu melirik serta menanamkan modalnya di Barsel. 

”Dengan begitu Barsel akan sejajar dengan daerah lain,”ungkapnya. 

Menurut dia, pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) pada tahun anggaran 2025 ini, harusnya mendapatkan pengawasan yang ketat dari semua elemen. 

“Pengawasan ketat ini dilakukan, agar pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Barsel agar  dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan aturan serta dapat tepat seperti  apa yang diharapkan oleh masyarakat Barsel,”katanya. 

Dikatakan, masyarakat sangat berharap tahun 2025 ini, pelaksanaan pembangunan bisa lebih baik dari tahun–tahun sebelumnya, sehingga daerah yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini semakin maju.

Ia mengungkapkan, bahwa kegiatan dan program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten sangat banyak sekali, baik pembangunan yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, APBD Provinsi bahkan APBN.

“Maka selayaknya lah semua elemen bisa bersama–sama mengawasi pembangunan yang di bangun Pemerintah Daerah tersebut,” tutupnya.(red)

DPRD dan Pemkab Barsel Gelar Rapat Pembahasan RPJMD

Foto : DPRD dan Pemkab Barsel gelar rapat pembahasan RPJMD.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Selatan, Ideham, yang di dampingi Wakil Ketua II Rusinah Andelen, secara langsung memimpin rapat rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun Anggaran (TA) 2025–2029 yang dilaksanakan di ruang Gedung Komisi DPRD setempat jalan Pelita Raya Buntok Senin (5/5/2025).

Saat memimpin rapat tersebut Ideham menyatakan bahwa rapat gabungan komisi ini merupakan langkah awal yang penting. “Rancangan awal sudah dipaparkan oleh Pak Jaya dengan cukup ringkas namun padat makna. Beberapa anggota DPRD juga telah memberikan masukan yang akan menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan isi RPJMD,” kata Ideham.

Selain itu juga Ideham dari Fraksi PAN menambahkan, bahwa pembahasan lebih rinci akan dilakukan setelah konsultasi dengan pemerintah provinsi selesai dan rancangan Perda disiapkan.

“Karena RPJMD ini menjadi pedoman pembangunan daerah ke depan, jadi kami akan memastikan isinya benar-benar matang dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Proses pembahasan rancangan Perda RPJMD dijadwalkan berlangsung selama satu bulan hingga mencapai kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif.

Disamping itu juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Jaya Wardana, memaparkan bahwa RPJMD TA 2025–2029 dalam rapat bersama antar DPRD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan. Rapat ini merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan RPJMD sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

“Hari ini kita menyampaikan rancangan awal RPJMD kepada DPRD. Ini adalah bagian dari tahapan yang telah ditetapkan, yakni pemaparan awal sebelum masuk ke tahap konsultasi ke provinsi,” ucap Jaya.

Dalam rapat tersebut, Bapperida memberikan gambaran umum arah pembangunan lima tahun ke depan. Rancangan awal ini akan menjadi bahan masukan bagi DPRD untuk memperkaya isi dokumen sebelum akhirnya dituangkan dalam nota kesepakatan.

“Setelah mendapatkan persetujuan DPRD, rancangan ini akan dikonsultasikan ke pemerintah provinsi. Selanjutnya, akan dilaksanakan forum perangkat daerah, dan kemudian Musrenbang yang melibatkan seluruh stakeholder. Baru setelah itu, disusun rancangan Perda RPJMD untuk dibahas dan disahkan menjadi Perda,” jelas Jaya.(red)

Sudiharto : Mayday Ingatkan Pentingnya Buruh Bagi Pembangunan Daerah

Foto : Sudiharto.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Dalam momentum Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025, Ketua Komisi III DPRD Barito Selatan (Barsel), H. Sudiarto, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pekerja dan buruh di Kabupaten Barito Selatan. 

Menurutnya, momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk mengingatkan pentingnya peran buruh dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Saya mengucapkan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja di Barsel. Peran kalian sangat vital dalam mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Semoga hak-hak buruh terus diperjuangkan dan kondisi kerja semakin membaik,” ujar H. Sudiarto, Kamis 1 Mei 2025. 

Sudit juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha dan buruh untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil dan produktif. 

“Saya berharap peringatan Hari Buruh ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja,” tutupnya.(red)

Tri Wahyuni Dorong Pemkab Maksimalkan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Foto : Tri Wahyuni.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Tri Wahyuni, berharap, agar pemerintah daerah setempat maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, tentunya melalui peningkatan industri-industri yang dimiliki daerah setempat.

Hal itu dikatakan Tri Wahyuni anggota  DPRD Barsel,  Selasa (30/4/2025).

Politisi PDIP Barsel itu mengatakan, hendaknya pemerintah daerah Barsel dari tahun ke tahun bisa menciptakan kualitas dan kuantitas dari indutri-industri yang dimiliki daerah, sehingga memiliki kreatifitas dan daya saing keluar.

Anggota Fraksi PDIP itu menilai, bahwa kualitas dan kuantitas usaha kecil di Barsel saat ini masih belum begitu maksimal. Hal ini dikarenakan keterbatasan dana serta kurangnya SDM untuk mengelolanya.

Sangat diketahui, kata wakil rakyat dapil III Barsel itu, Barsel sangat kaya akan hasil alam berupa hutan yang beraneka ragam, sehingga dengan pemanfaatan dan pengolahan tepat guna tentu akan memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakatnya.

Legislator wanita berkerudung itu  menyarankan, kiranya pemerintah daerah bisa terus melaksanakan berbagai program, guna peningkatan kesejahteraan rakyat dari tahun ke tahun.

 “Pastinya pemerintah daerah melalui dinas terkait, bisa mendatangkan tenaga pengrajin yang ahli, guna memberikan bimbingan bagi masyarakat, sehingga sumber daya manusia (SDM) yang ada mampu mengolah Sumber Daya Alam (SDA) yang ada,” pungkas Tri.(red)

Waket I DPRD Barsel Ikut Bukber Bersama Warga

Foto : Waket I DPRD Barsel, Ideham bukber bersama warga.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Wakil Ketua I Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan, Ideham, hadiri pelaksanaan buka puasa bersama (Bukber) yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar), bertempat di Aula Kantor DPD Golkar Buntok, Sabtu (29/03/2025).

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut ini, di hadiri pula oleh unsur Forkopimda, Sekda dan para asisten Sekda, Kepala SOPD setempat, Pimpinan Partai Politik, Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar se-Barsel, Tokoh agama dan tamu undangan lainnya. Anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas dari Panti Asuhan Buntok tidak luput pula hadir dalam kegiatan ini.

“Kegiatan buka puasa bersama ini selain wadah memperkuat ukhuwah, keimanan serta ibadah kita kepada Allah Ta’ala, tentunya juga kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dan rasa kebesamaan kita guna silaturahmi antar sesama,” Ucap Wakil Ketua I DPRD Barsel, Ideham dalam konfirmasinya usai kegiatan.

Menurutnya kegiatan seperti ini merupakan momen kebersamaan dan kesejukan, dimana kita lihat bersama betapa raut muka bahagia Anak-anak yatim piatu serta penyandang disabilitas dari Panti Asuhan Buntok saat menerima bingkisan dari Ketua DPD Partai Golkar Buntok tadi.

“Momen kebersamaan dan sinergitas ini semoga terus berkesinambungan,” Imbuh Ideham.

Sementara Ketua DPD Golkar Barsel, H. Eddy Raya Samsuri dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan buka puasa bersama ini untuk mempererat tali silaturahmi, sinergitas baik dalam internal partai maupun dalam mendukung program pemerintah.

“Golkar harus selalu hadir memotivasi dan pemberi jalan keluar bagi siapa saja yang membutuhkan, guna menunjukkan persatuan dan kesatuan, dan bisa membawa perubahan menuju lebih baik,” Ungkap Ketua DPD Golkar Barsel, H. Eddy Raya Samsuri yang juga sebagai Bupati Barito Selatan itu.

Dikatakannya juga, lewat semangat Ramadan tahun ini boleh menjadi inspirasi untuk selalu peduli dan berbagi dengan sesama. 

Ia juga mengingatkan kepada ASN yang ingin bepergian ke luar kota, walaupun libur agar tetap meminta ijin terlebih dahulu kepada pimpinan. 

“Karna kamipun meminta ijin kepada Bapak Gubernur jika ingin bepergian,” Ungkapnya lagi.

Pada kesempatan itu, Eddy juga berpesan agar ASN masuk kembali tepat waktu saat libur telah usai, agar pemerintahan di Barsel bisa berjalan dengan baik.

“Kita berharap jauh lebih baik lagi lewat program-program Bupati dan Wakil Bupati Barsel dengan didukung oleh semua pihak, ujarnya. 

Perkuat Silahturahmi, Ketua DPRD Barsel Bukber di Rumah Wabup

Foto : Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran hadiri bukber di kediaman Wabup Barsel.LPLHN.News.com, BUNTOK – Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan, HM. Farid Yusran hadiri Safari Ramadan 1446 Hijriah / 2025 Masehi dan Buka Puasa Bersama Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, bertempat di kediaman pribadi Khristianto Yudha, Jalan Pahlawan atas Kota Buntok, Senin (24/03/2025).

Acara buka puasa bersama yang berlangsung hikmad ini dihadiri juga oleh Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri, Unsur Forkopimda setempat, Wakil Ketua I,II DPRD Barsel dan Anggota, Sekda Setempat, Seluruh OPD lingkup Pemkab, serta undangan lainnya.

“Acara buka puasa bersama ini bukanlah sekadar tradisi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” Ucap Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran saat di konfirmasi usai kegiatan.

Masih dikatakan Farid Yusran, Bulan Ramadan adalah bulan yang Istimewa, bukan hanya sebagai ladang ibadah, tetapi juga momentum untuk saling berbagi dan memperkuat tali persaudaraan, serta memperkokoh solidaritas, baik di lingkungan masyarakat, pemerintahan, maupun antar individu.

Semoga kegiatan buka puasa bersama ini lanjutnya, membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Semoga kita semua lanjutnya lagi, diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa, serta dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun-tahun yang akan datang.

Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari Bapak Khristianto Yudha sekeluarga,” tutupnya.(red)

LP3KRI Pertanyakan Urgensi Sejumlah Proyek Dana Hibah Dari APBD Barsel

Foto : Latif Kamaruddin.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Koordinator Lembaga Pendidikan, Pemantauan, Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3KRI) untuk Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur, Latif Kamaruddin, mempertanyakan urgensi sejumlah proyek pembangunan dengan skema dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Barsel tahun 2025.

Diungkapkan Latif, ada sejumlah proyek pembangunan yang menurut dia perlu dipertanyakan urgensinya, yaitu pembangunan kampus UNY di Yogyakarta sebesar Rp.5 miliar, pengadaan sarana prasarana Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah sebesar Rp.100 juta, Penataan/pembangunan mess Kejari Barsel Rp.1,5 miliar, Penataan pembangunan pagar Kejari Barsel Rp.500 juta dan penataan / pembangunan Rumah Dinas (Rumdin) Kejari Barsel yang menelan anggaran sebesar Rp. 1,5 miliar.

“Ada apa dengan penganggaran proyek-proyek tersebut, seperti apa nanti status asetnya, dan apa urgensinya sehingga daerah harus menggelontorkan dana sedemikian banyak buat proyek yang sebenarnya bukan prioritas untuk kepentingan masyarakat Barsel?” ucapnya mempertanyakan.

“Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Barito Selatan semestinya tidak perlu menganggarkan atau membantu instansi vertikal, karena mareka juga ada anggaran yang bersumber dari APBN,” tukasnya.

Apalagi, kata dia lagi, saat ini semua daerah mengalami defisit anggaran dan harus melakukan refocusing, dikarenakan adanya efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Sementara setiap daerah se-Indonesia sekarang ini diwajibkan melakukan refocusing atau pemangkasan anggaran, untuk program makan bergizi gratis dari sekolah TK sampai dengan SMA sederajat,” sayangkan Latif.

Oleh karena itu, dia kemudian meminta kepada Pemda Barsel khususnya kepada TAPD setempat, untuk lebih mempertimbangkan agar pada refocusing anggaran nantinya, supaya proyek-proyek tersebut bisa dialihkan menjadi proyek yang memang memprioritaskan kepada masyarakat Barsel.

“Saya selaku koordinator lembaga LP3kRI Barsel dan Bartim, berharap kepada Pemda khususnya TAPD, agar pada saat refocusing nanti, anggaran instansi vertikal tersebut bisa dialihkan,” pintanya.

“Karena di sejumlah wilayah di Barsel masih banyak yang lebih membutuhkan anggaran untuk renovasi jalan yang masih terisolir, salah satunya adalah jalan Bintang Kurung – Teluk Sampudau – Muara Talang, atau jalan menuju desa Malungai sehingga lebih bermanfaat demi kelancaran akses masyarakat, atau bisa juga dialihkan untuk merenovasi sekolah – sekolah dan masih banyak lainnya,” saran Latif mengakhiri.

Sebagaimana dipesankan oleh Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, beberapa waktu lalu, supaya semua jaksa tidak boleh lagi ada yang meminta-minta proyek dengan pemerintah, dan apabila ada ditemukan kasus jaksa meminta proyek dengan pemerintah, maka akan diberikan sanksi tegas oleh Jaksa Agung sendiri. (red)

Dewan Barsel Gelar RDP Dengan Sejumlah Instansi Terkait Pengangkatan P3K dan Kinerja

Foto : Mempertanyakan terkait persoalan pengangkatan tenaga P3K dan soal kinerja Perumdam Tirta Barito, DPRD Barsel gelar Rapat Dengar Pendapat.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan menggelar rapat dengan pendapat  (RDP) dengan Sekretariat Daerah Barsel, BKPSDM Barsel, Inspektorat Barsel, Dinas Pendidikan Barsel, Dinas Kesehatan Barsel dan Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Barito Barsel, Rabu (12/3/2025) di ruang rapat gabungan komisi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan HM. Farid Yusran didampingi oleh Wakil Ketua I Ideham dan Wakil Ketua II Rusinah, serta dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan.

Sementara dari pihak eksekutif dipimpin oleh Asisten II Setda Barito Selatan Rahmat Nuryadin yang didampingi oleh Kadis Pendidikan Syahdani, Kepala BKPSDM Barsel Markani, Inspektur Daerah Yuristianti  Yudha, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Inayah Ulfah dan Direktur Perumdam Tirta Barito Sari Sahayanie dan sejumlah pejabat lainnya.

Rapat dengar pendapat tersebut terkait dengan, 1. Pengangkatan, Penempatan, dan Pemindahan PPPK Guru 2. Pengangkatan, Penempatan, dan Pemindahan Tenaga Kesehatan dan Dokter. 3. Terkait Pendanaan dan Pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Barito.

Lantaran banyaknya pertanyaan dan masukkan dari anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan sehingga waktu yang tersedia tidak mencukupi maka rapat harus dilanjutkan di hari Jumat.

“Mengingat banyaknya pertanyaan yang belum sempat dijawab oleh pihak eksekutif, karena waktu kita terbatas dan sudah pukul 16.00, maka rapat ini kita skor dan kita lanjutkan pada hari Jumat 14 Maret 2025 pukul 13.00 waktu Indonesia bagian barat”, ujar HM. Farid Yusran menutup rapat.(red)

Sertijab : Barsel Resmi Dipimpin Kepala Daerah Yang Baru

Foto : Sertijab dihadiri Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran, Eddy Raya Samsuri dan Khirstinto Yudha mulai menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025 – 2030.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Bupati Deddy Winarwan kepada Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, bertempat di Aula Kantor Bapperida Kab Barsel, Buntok, Rabu (12/3/2025).

Dalam sambutannya Penjabat (PJ) Bupati Deddy Winarwan mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak terkait, seluruh masyarakat Barito Selatan yang selalu mendukung pemerintah daerah. Perkenankan saya menyampaikan ucapan selamat kepada saudara Eddy Raya Samsuri dan Khristianto Yudha yang telah dilantik tanggal 20 Februari 2025.

“Selama saya bertugas di Barito Selatan sangat banyak sukanya, tak ada dukanya. Perlu juga saya sampaikan, potensi Kabupaten Barito Selatan, sangat luar biasa. Begitu juga kerjasama dengan Pejabat di Barito Selatan baik Asisten, Kepala Perangkat Daerah  juga luar biasa,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Barito Selatan  H. Eddy Raya Samsuri, dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis sebelumnya. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi daerah.

Dikatakan Bupati, empat prioritas utama yang akan dijalankan, yaitu sinkronisasi transisi pemerintahan, memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, memperhatikan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Keempat poin ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan yang efektif dan transparan,” Ujarnya.

Turut hadir dalam Sertijab bupati ini, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah, Ketua DPRD Barsel HM. Farid Yusran, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barsel, Ketua TP PKK Barsel Ny. Permana Sari Eddy Raya Samsuri, Ny. Erna Ardiani Palupi Deddy Winarwan, Ny. Ita Minarni Khristianto Yudha sekaligus sebagai Kepala Dinas PUPR Barsel, Sekda Barsel Eddy Purwanto dan Wakil Ketua DPRD serta anggota DPRD Barsel, Kepala OPD Barsel, Camat Se Barsel serta undangan lainnya. 

Ketua DPRD Barsel Harapkan Kepala Daerah yang Baru Bisa Membawa Kemajuan

Foto : Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran berharap agar kepala daerah yang baru bisa memajukan Barsel.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan, HM. Farid Yusran menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati.

Sertijab yang dilaksanakan di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Barsel, Rabu (12/03/2025) itu, Pj. Bupati Deddy Winarwan resmi menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru, Eddy Raya Samsuri dan Khristianto Yudha.

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran usai acara Sertijab Penjabat Bupati Barito Selatan periode 2023 – 2025 H. Deddy Minarwan kepada Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan tepilih periode 2025 – 2030, H. Eddy Raya Samsuri, Khristianto Yudha.

Dalam kesempatan itu juga, HM Farid Yusran mengucapkan selamat kepada saudara Bupati dan Wakil Bupati, Eddy Raya Samsuri, Khristianto Yudha, atas Sertijab ini.

“Semoga momen ini sebagai langkah awal dalam kepemimpinan saudara Bupati dan wakil Bupati menuju Barito Selatan lebih Maju lagi dan sejahtera.

Begitu pula kepada Bapak H. Deddy Winarwan, kami ucapkan terima kasih atas dedikasi dan royalitasnya selama ini kepada Barito Selatan,  Ujar HM. Farid Yusran mengakhiri Konfirmasinya.

Turut hadir dalam acara sertijab yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapperida Barsel ini, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barsel. Ketua TP PKK Barsel Ny. Permana Sari Eddy Raya Samsuri, Ny. Erna Ardiani Palupi Deddy Winarwan, Ny. Ita Minarni Khristianto Yudha sekaligus sebagai Kepala Dinas PUPR Barsel, Sekda Barsel Eddy Purwanto dan Wakil Ketua DPRD serta anggota DPRD Barsel, kepala OPD lingkup Pemkab Barsel, Camat se Barsel serta undangan lainnya.(red)

Banmus : Ini Sejumlah Prioritas DPRD Barsel di Bulan Maret 2025

Foto : Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran.
LPLHN.News.com, BUNTOK – DPRD Kabupaten Barito Selatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melaksanakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Barito Selatan, Senin (3/3/2025) di ruang rapat gabungan komisi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Barito Selatan HM. Farid Yusran didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Barsel Ideham dan Wakil Ketua II DPRD Barsel Rusinah. Dihadiri anggota DPRD yang mewakili masing-masing komisi.

Dari pihak eksekutif hadir Sekretaris Daerah Barsel Eddy Purwanto didampingi Asisten I serta Kepala Bagian Hukum.

Rapat ini bertujuan untuk memastikan semua agenda DPRD dan pemerintah dapat berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Dalam rapat tersebut disepakati beberapa agenda penting selama bulan Maret 2025. 

“Salah satunya adalah rapat paripurna perdana oleh bupati yang akan menyampaikan pidato sambutan. Selain itu juga dijadwalkan rapat paripurna dengan agenda pemandangan fraksi terhadap rencana peraturan yang telah disampaikan oleh Pj. Bupati beberapa waktu lalu serta jawaban Bupati terhadap pandangan fraksi tersebut,” ujar HM. Farid usai Rapat.

Selain itu DPRD juga lanjutnya, mengagendakan rapat dengar pendapat dengan BKSDM Barsel terkait penempatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) serta rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah.  Ia berharap seluruh agenda yang telah menyepakati antara DPR dan pemerintah dapat berjalan lancar sesuai rencana.(red)

H. Alex Dorong Percepatan Digitalisasi Sampai Ke Pelosok Desa

Foto : H. Raden Sudarto.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), H. Raden Sudarto, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendorong percepatan digitalisasi di daerah pedesaan sebagai upaya untuk memastikan akses informasi yang merata bagi masyarakat. Hal ini penting agar masyarakat di Barsel tidak tertinggal jauh dibandingkan dengan daerah lain.

“Sebenarnya ini sangat penting untuk penanganan serius dari pemerintah dan instansi terkait terhadap masalah ini. Karena salah satu hambatan yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan jaringan internet. Ketersediaan akses internet yang merata hingga ke wilayah pelosok pedesaan menjadi kebutuhan dasar masyarakat, ” ujar H. Raden Sudarto, yang akrab disapa H. alex itu. Kamis (22/2/2024).

H. Alex juga mengatakankan. Tidak hanya memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi, ketersediaan jaringan telekomunikasi itu juga mendukung peningkatan pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Saya meyakini bahwa pemerataan akses internet akan memberikan dukungan bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas, termasuk mendukung mereka yang memiliki usaha mandiri, ” ucapnya.

Dengan adanya akses internet, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dan menyebarkan informasi dengan cepat, sehingga memberikan dampak positif pada peningkatan pendidikan dan ekonomi masyarakat.

Namun, H. Raden Sudarto juga menyadari bahwa penyedia layanan telekomunikasi menghadapi kendala dalam berinvestasi atau menjalankan program hingga ke pelosok pedesaan, dikarenakan jarak yang jauh dan minimnya infrastruktur pendukung seperti jalan.

Oleh karena itu, ia berharap adanya kerja sama antara pemerintah dan penyedia layanan internet untuk mempercepat pembangunan infrastruktur internet di Barsel.

“Ini sangat penting agar Barsel tidak tertinggal dalam menghadapi era digital saat ini, di mana akses internet yang merata memungkinkan akses informasi yang cepat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi daerah, ” tutur H. Alex.

Dorongan dari DPRD Barsel ini menunjukkan komitmen untuk mewujudkan kesetaraan akses informasi dan peningkatan pendidikan di daerah, terutama di pedesaan. Diharapkan langkah-langkah yang diambil dapat mempercepat digitalisasi di Barsel dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.(red)

Waket I DPRD Barsel Ungkap Sejumlah Prioritas Kegiatan Dewan Tahun 2025

Foto : Ideham.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah ( Kalteng) akan fokus melakukan pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sebelumnya telah diajukan oleh Pihak eksekutif dalam hal ini Pj. Bupati Barsel H. Deddy Winarwan.

“Dua Raperda yang akan kita bahas di Bulan Februari ini adalah tentang Kearsipan dan Hukum adat,” kata Wakil Ketua I DPRD Barsel Ideham, usai digelarnya rapat badan musyawarah  DPRD Barsel, Jumat (31/01/2025).

Ideham juga mengatakan, selain membahas dua Raperda yang dianggapnya Pekerjaan Rumah (PR) itu, pihaknya juga akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemkab Barsel dengan masing-masing komisi yang ada di lembaga legislatif Barsel ini.

“Pastinya  kita lembaga legislatif juga akan menggelar kegiatan-kegiatan lainnya, terkait konsultasi dan mekanisme menyangkut pembahasan RT RW,” terang Ideham.

Namun demikian, tambah Politisi PAN Barsel itu, sebelum dilakukannya pembahasan RT RW yang sebelumnya diajukan oleh Pj. Bupati Barsel itu, pihaknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan pihak biro hukum. 

“Yang jelas kita akan menyelesaikannya secepatnya, karena legislatif dan eksekutif merupakan mitra, jadi sewajarnya lah kita saling bantu,” ujar legislator dapil I Barsel  itu.(red)

Rusinah Andelen Dukung Disporaparbud Lakukan Pengembangan Destinasi Wisata

Foto : Rusinah Andelen.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Wakil Ketua (Waket) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Barito Selatan (Barsel)  mengapresiasi rencana pemerintah daerah Barsel melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Barsel yang melakukan pengembangan beberapa destinasi objek wisata di wilayah Barsel.

“Sangat bagus sekali rencana yang di buat pemerintah untuk mengembangkan wisata kita,  tentu itu sangat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ” kata Rusinah Wakil Ketua II DPRD Barsel, Minggu (26/01/2025).

Menurutnya, didalam rencana tersebut, harus dicantumkan beberapa destinasi wisata yang akan dikembangkan, dan selanjutnya akan dibuat Peraturan Daerah (Perda), serta Peraturan Bupati (Perbup).

“Kita berharap, destinasi wisata itu nantinya dapat dikembangkan, tentu akan memberikan banyak keuntungan untuk daerah apabila hal itu dapat dikembangkan dengan baik,” imbuhnya.

Sementara Kepala Disporaparbud Barsel,  Manat Simanjuntak mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih fokus pada pengembangan objek wisata Sanggu dan Malawen Buntok serta  beberapa objek wisata lainnya. 

“Supaya beberapa objek wisata itu bisa dikembangkan, kita berharap dukungan infrastruktur yang mengacu pada 3A yakni amenitas, atraksi dan akses,”ujarnya.(red)

DPRD Barsel Gelar Rapat Evaluasi Perubahan Perbup dan Kinerja Perumdam Tirta Barito

Foto : Evaluasi kinerja Perumdam Tirta Barito, DPRD Barsel gelar rapat komisi gabungan.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat gabungan komisi terkait pembahas perubahan Peraturan Bupati (Perbup) dan evaluasi kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Selatan.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran, didampingi Wakil Ketua I DPRD Barsel, Ideham, dan Wakil Ketua II DPRD Barsel, Rusinah, bertempat di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD setempat, Senin (13/1/2025).

“Pembahasan mengenai perubahan Perbup berjalan lebih cepat karena langkah awal terkait pembatalan Perpres Nomor 53 Tahun 2003 oleh Mahkamah Agung telah dilaksanakan sebelumnya,” ucap HM. Farid Yusran usai kegiatan.

Menurutnya pembahasan sudah hampir selesai, tinggal penyempurnaan sebelum diajukan ke Gubernur untuk dievaluasi. Fokus rapat saat ini, hanya menyempurnakan Perbup yang akan segera diajukan untuk evaluasi lebih lanjut.

“Dengan masukan yang ada, kami harap Perbup yang disusun dapat berjalan sesuai harapan dan mendukung kepentingan daerah,” bebernya.

Masih dijelaskannya, terkait evaluasi PDAM, pembahasannya masih belum dapat diselesaikan, karena pihak terkait belum membawa data yang cukup untuk mendalami masalah yang ada.

“kita perlu pendalaman lebih lanjut untuk memahami masalah yang dihadapi PDAM dan mencari solusi yang tepat,” pungkasnya.(red)

DPRD Barsel Laksanakan Rapat Pembahasan Ranperda APBD 2025

[/caption]LPLHN.News.com, BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Tim Badan Anggaran Pemerintah Kabupaten setempat, gelar rapat Badan Anggaran terkait hasil evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Rapat Penyempurnaan pembahasan hasil evaluasi terkait Ranperda APBD anggaran 2025 tersebut, di pimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Barsel, Ideham yang di dampingi oleh Wakil Ketua 2 DPRD Barsel Rusinah Andelen dan dihadiri oleh Tim Badan Anggaran DPRD Barsel, Tenaga Ahli DPRD Barsel serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten setempat, bertempat di ruang gabungan Komisi DPRD Barito Selatan, Selasa (7/01/2025).

“Alhamdulillah beberapa hal yang menjadi hasil evaluasi dan beberapa masukan dari hasil evaluasi gubernur terkait APBD anggaran Tahun 2025 tersebut sudah disempurnakan. Tentunya pembahasan penyempurnaan ini sesusai dengan ketentuan yang berlaku,” Kata, Wakil Ketua 1 DPRD, Ideham, Saat di konfirmasi usai pimpin pelaksanaan rapat tersebut, Selasa (7/01/2025).

Masih dikatakan Ideham, sebagaimana di ketahui bahwa prinsip pelaksanaan pembahasan dari hasil evaluasi terkait Ranperda ini, normativ dilakukan penyepurnaan hasil evaluasi, sebelum menjadi peraturan daerah nantinya.

“Karena sesuai ketentuan, sebelum di sepakati menjadi peraturan daerah APBD, maka harus di sempurnakan terlebih dahulu antara tim anggaran pemerintah dengan tim anggaran DPRD, terkait apa apa saja yang menjadi masukan dan apa saja yang menjadi permasalahan sesuai dengan hasil evaluasi yang dikeluarkan oleh gubernur,” Imbuh, Ideham.

Sementara dalam berlangsungnya prosesi pembahasan tersebut, salah satu anggota tim Badan Anggaran DPRD Barsel dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sudiarto meminta agar kebijakan – kebijakan terkait hasil evaluasi anggaran tersebut di sesuaikan dengan prinsif kondisi daerah.

“Sehingga kebijakan itu nantinya dapat bermanpaat dan tepat guna,” Ujar Sudiarto.(red) 

Banmus : Waket I DPRD Barsel Soroti Pentingnya Agenda Kerja yang Terstruktur

Foto : DPRD gelar rapat Banmus.
LPLHN.News.com, BUNTOK – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Ideham, menyoroti pentingnya perencanaan agenda kerja yang terstruktur untuk mendukung kelancaran program pembangunan di daerah.

Hal itu disampaikan Ideham saat memimpin Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Barsel yang digelar di Ruang Rapat Gabungan Komisi, Jumat (3/1/ 2025).

Rapat tersebut bertujuan menyusun agenda kerja DPRD untuk bulan Januari 2025, sekaligus menyelaraskan dengan program Pemerintah Daerah.

“Rapat ini menjadi momen strategis bagi DPRD untuk memastikan semua agenda yang direncanakan dapat mendukung program prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda penting yang disusun antara lain Rapat Dengar Pendapat dengan OPD, Rapat Bapemperda, dan Rapat Paripurna. Semua agenda ini dirancang untuk memastikan pembangunan di Barsel berjalan sesuai target.

“Kami berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah semakin kuat, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten III Sekretariat Daerah Barsel, Mirwansyah, mengapresiasi langkah DPRD yang terus berupaya menyelaraskan jadwal kerja dengan pemerintah daerah.

“Koordinasi yang baik seperti ini sangat penting untuk mendukung percepatan realisasi program-program strategis yang telah dirancang bersama,” ujarnya.(red)