Pimpinan DPRD Barsel 2024 -2029 Resmi Dilantik

Foto : Tiga Pimpinan DPRD Barsel Periode 2024 – 2029 dilantik dan diambil sumpah janji.
LPLHN.News.com – Buntok-Tiga pimpinan definitif DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah periode 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Barito Selatan, Ahmad Husaini dalam rapat paripurna ke-6 masa sidang I DPRD setempat, di Buntok, Kamis (31/10/2024).

Tiga pimpinan dewan yang dilantik tersebut yakni HM Farid Yusran dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai ketua, Ideham dari Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai wakil ketua I, dan Rusinah dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai wakil ketua II.

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Negeri Barito Selatan yang telah melantik tiga pimpinan DPRD kabupaten setempat.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang telah menetapkan surat keputusan Nomor 188.44/501/2024 tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Barito Selatan masa jabatan 2024-2029,” katanya usai acara pelantikan.

Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pihaknya untuk memegang amanah sebagai pimpinan DPRD Barito Selatan.

Farid Yusran mengatakan, jabatan ini merupakan suatu kehormatan besar, dan juga sekaligus tanggung jawab yang sangat berat.

“Kepercayaan ini bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, komitmen, dan dedikasi untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan dukungan rekan-rekan anggota DPRD, mitra kerja dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tidak ada artinya apabila tidak didukung rekan-rekan anggota dewan, mitra kerja dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh lapisan masyarakat,” bebernya.

Penjabat Bupati Barito Selatan, Deddy Winarwan pada kesempatan itu mengucapkan selamat dan sukses kepada Ketua dan wakil ketua dewan yang telah dilantik.

“Semoga ketua dan wakil ketua beserta seluruh anggota dewan diberikan kekuatan dan kesehatan, serta senantiasa dalam bimbingan dan petunjuk Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dalam melaksanakan tugas dan amanah dari masyarakat kabupaten ini,” kata dia.

Dikatakannya, setelah ini, pihaknya bersama pimpinan dan anggota dewan akan paralel menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2025 mendatang.

“Karena, sesuai Amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12/2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, kita diberikan tenggat atau batas waktu hingga 30 Nopember 2024 atau tahun berjalan sudah didapatkan persetujuan bersama RAPBD tahun berikutnya atau untuk tahun 2025,” jelasnya.

Jadi, lanjut Deddy Winarwan, hingga saat ini ada waktu satu bulan lagi untuk melaksanakan penyusunan APBD Barito Selatan tahun anggaran 2025 mendatang.

Pada kesempatan itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan atas dukungannya selama ini yang telah mendukung Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

Acara pelantikan pimpinan DPRD Barito Selatan tersebut dihadiri Forkopimda dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota dewan kabupaten setempat.

Kontingen Jambore Pendidikan Barsel Dilepas Oleh Kadisdik

Foto : Sebanyak 300 orang yang tergabung dalam kontingen Barsel menuju pelaksanaan Jambore Pendidikan Kalteng Berkah 2024 di Palangka Raya, dilepas oleh Kadisdik Barsel di Halaman SMAN 2 Buntok, Jumat (25/10/2025).

LPLHN.News.com – BUNTOK – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Syahdani berharap agar ilmu dan informasi yang diperoleh pada kegiatan Jambore Pendidikan Kalteng Berkah Tahun 2024 dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Harapan tersebut dia sampaikan usai melepas kontingen Barsel yang akan mengikuti Jambore Pendidikan Kalteng Berkah di komplek Tuah Pahoe Palangkaraya, Jum’at (25/10/2024).

“Semua informasi, ilmu maupun wawasan yang diperoleh pada kegiatan jambore pendidikan Kalteng berkah ini semoga dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing,” tuturnya.

Sebab kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kesamaan tekad untuk mewujudkan pendidikan di Kalteng yang unggul dan berkualitas.

Untuk itu, siswa-siswi yang juga mengikuti kegiatan tersebut bisa membawa nama baik Kabupaten berjuluk bumi dahani dahanai tuntung tulus di Ibukota Provinsi.

“Kita berharap siswa-siswi bersama guru-guru yang mengikuti kegiatan Jambore Guru yang juga menjadi ajang silaturahmi dan temu akbar pendidikan ini bisa mengharumkan nama daerah kita,” harap Syahdani.

Sementara itu ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Barsel, Zainul Hakim mengatakan untuk kontingen yang berangkat ini adalah dari MKKS Gabungan SMA, SMK dan SLB.

“Peserta keseluruhan yang berangkat hari ini sebanyak 300 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru serta siswa,” pungkasnya.(Tampetu)

Kedua Korban DT Nahas di PT. TriOP Berhasil Dievakuasi

Foto : Dua korban DT yang mengalami insiden di PT. TriOP berhasil dievakuasi, keduanya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kabin DT.
LPLHN.News.com – Dua orang korban insiden DT bermuatan batu bara milik PT. Mitra Teknik Prasarana (MTP) yang terperosok ke sungai Hingan, kecamatan Timpah, Kapuas akibat runtuhnya jembatan di Km. 47 jalan hauling PT. Tri Oetama Persada (TriOP), Selasa (22/10/2024) ditemukan dalam keadaan tewas terjepit dalam kabin.

Berdasarkan dari informasi yang berhasil dihimpun, kedua korban berhasil dievakuasi pada siang hari, Selasa (22/10/2024) dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Kedua jenazah korban kemudian dilarikan ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok, guna melakukan visum dan penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari pihak perusahaan dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

Peristiwa nahas yang menewaskan dua orang operator/driver dan helper atas nama Muhammad Yulia Rahman dan Heri Pidelis warga kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan tersebut, terjadi pada Selasa (22/10/2024) sekira pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan informasi rilis yang diterbitkan oleh HGE PT. TriOP, kejadian bermula saat DT 030 milik PT. Mitra Teknik Prasarana (MTP) yang dibawa oleh kedua korban mengangkut batu bara dari tambang PT. TriOP yang berada di wilayah Kapuas menuju pelabuhan di wilayah desa Tanjung Jawa, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel.

Pada saat melintas di jembatan Km. 47 jalan hauling PT. TriOP ruas Sungai Hingan, Kecamatan Timpah, Kapuas, tiba – tiba jembatan tersebut runtuh, menyebabkan DT yang mengakut batu bara puluhan ton tersebut nyungsep ke sungai.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD Lembaga Pecinta Lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) Provinsi Kalimantan Tengah, Nanang Suhaimi, mendesak penegak hukum untuk segera melakukan investigasi dan mengusut secara tuntas insiden fatality yang menelan korban jiwa tersebut.

“Kita minta penegak hukum segera melakukan pengusutan secara tuntas peristiwa insiden fatality di PT. TriOP ini, karena kita duga kejadian ini akibat pihak perusahaan tidak memenuhi kewajiban K3,” tegas Ketua DPD LPLHN Kalteng, Nanang Suhaimi, Selasa (22/10/2024).

“Sebab ini sudah masuknya ke dalam ranah pidana, karena akibat kelalaian managemen perusahaan terhadap K3 membuat insiden ini terjadi dan menelan korban jiwa,” sambung dia menjelaskan.

Diungkapkan dia, peristiwa ini merupakan pelajaran, bahwa pemenuhan kewajiban kelengkapan perizinan sebuah perusahaan sangat penting, agar bisa meminimalisir resiko pada dunia kerja.

“Ini akibat lemahnya pengawasan pihak berwenang sehingga terjadilah Insiden ini. Jalan yang baru selesai dibangun dan pelabuhan juga belum mendapatkan izin yg jelas sudah beroperasi, padahal semua material buat membangun jln dan pelabuhan berasal dari galian C yang diduga Ilegal,” tukasnya.

“Ada apa dengan Perusahaan ini sehingga bisa bekerja dengan melanggar aturan?” pertanyakan Nanang.

Sebab, sambung dia lagi, uji kelayakan baik itu pada infrastruktur jalan maupun sarana dan prasarana tambang sebelum beroperasi itu wajib dilakukan, karena merupakan bagian dari kewajiban Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) perusahaan, dalam menjamin bahwa ketika beroperasi perusahaan sudah benar- benar siap, agar semua pekerja bisa terlindungi dan lingkungan hidup bisa terjaga dengan baik.

“Semua infrastruktur tambang sebelum beroperasi harusnya diuji kelayakan. Itulah gunanya kelengkapan perizinan, agar pengawasan dari internal maupun eksternal bisa jalan dengan baik, untuk memastikan bahwa perusahaan ini berjalan sesuai koridor peraturan pada saat beroperasi,” imbuh dia.

“Ini lah akibat pekerjaan banyak mencuri, dan banyak barang haram di jalan dan pelabuhan milik mereka ini!” pungkas Nanang.(SST)

Diduga Tidak Jalankan K3, DPD LPLHN Minta Aparat Usut PT. TriOP Terkait Insiden Tewasnya Dua Driver

Foto : Proses evakuasi korban insiden terceburnya DT bermuatan batu bara di Jl. Hauling PT. TriOP, Selasa (22/10/2024).
LPLHN.News.com – BUNTOK – DPD Lembaga Pecinta Lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) Provinsi Kalimantan Tengah mendesak agar penegak hukum segera mengusut tuntas peristiwa runtuhnya jembatan yang menewaskan dua operator/driver DT di PT. Tri Oetama Persada (TriOP), karena diduga pihak perusahaan tidak memenuhi kewajiban perusahaan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Kita minta penegak hukum segera melakukan pengusutan secara tuntas peristiwa insiden fatality di PT. TriOP ini, karena kita duga kejadian ini akibat pihak perusahaan tidak memenuhi kewajiban K3,” tegas Ketua DPD LPLHN Kalteng, Nanang Suhaimi, Selasa (22/10/2024).

“Sebab ini sudah masuknya ke dalam ranah pidana, karena akibat kelalaian managemen perusahaan terhadap K3 membuat insiden ini terjadi dan menelan korban jiwa,” sambung dia menjelaskan.

Menurut dia managemen perusahaan semestinya bertanggung jawab atas peristiwa ini. Karena K3 merupakan bagian terpenting dari komitmen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) perusahaan.

“Kita minta pihak managemen PT. TriOP bertanggung jawab dan segera melakukan investigasi terkait persoalan ini, apalagi ini sudah menelan korban jiwa. Karena K3 ini merupakan bagian terpenting dari AMDAL perusahaan sebelum beroperasi,” tukasnya.

“Berarti patut diduga pihak managemen perusahaan tidak menjalankan AMDAL mereka selama ini sebagaimana mestinya, termasuk pengawasan dan pemantauan K3 serta safety tambang di PT. TriOP itu,” beber Nanang lagi.

Selanjutnya, dia juga meminta agar perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara tersebut untuk sementara dihentikan aktivitasnya, sebelum menyelesaikan dan menertibkan semua persoalan yang berkaitan dengan perizinan mereka termasuk AMDAL.

Sebab, kata dia, menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh LPLHN, masih ada perizinan mereka yang belum dibereskan, seperti koridor jalan, pinjam pakai kawasan hutan untuk tempat pembuatan jalan hauling, pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), izin mendirikan bangunan (IMB), izin pemanfaatan air tanah, dan sejumlah perizinan lainnya.

Apalagi selama ini, PT. TriOP pun diduga melakukan penimbunan pelabuhan dan jalan hauling mereka menggunakan material yang bersumber dari tambang galian C yang tidak berizin alias ilegal.

“Kita minta supaya perusahaan PT. TriOP untuk sementara dihentikan aktivitasnya, sampai semua yang berkaitan dengan perizinan dan AMDAL mereka dibereskan dan ditertibkan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, bahwa telah terjadi insiden jembatan runtuh di ruas Km. 47 Jalan Hauling PT. TriOP, Selasa (22/10/2024) sekira pukul 03.00 WIB yang menyebabkan sebuah DT bermuatan batu bara nyungsep ke dalam sungai dan menelan korban jiwa sebanyak dua orang driver dan helper, yakni Muhammad Yulia Rahman dan Heri Pidelis warga Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan meninggal dunia.

Kedua jenazah korban yang terjebak di dalam DT tersebut, berhasil dievakuasi dan dibawa ke RUSD Jaraga Sasameh Buntok.(SST)

Insiden Jembatan Runtuh, Dua Orang Driver PT. TriOP Tewas

Foto : Proses evakuasi dua korban tewas di Jl. Hauling PT. TriOP
LPLHN.News.com, BUNTOK – Diakibatkan jembatan runtuh, DT 030 nyungsep ke sungai di Km. 47 jalan hauling batu bara milik PT. Tri Oetama Persada (TriOP), dua orang yakni operator dan penumpang diduga tewas karena masih terjebak di dalam DT, Selasa (22/10/2024).

Berdasarkan rilis yang diterima oleh awak media, peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Dua orang yang menjadi korban adalah operator/driver dan helper atas nama Muhammad Yulia Rahman dan Heri Pidelis, warga Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan.

Untuk kronologis kejadian, DT 030 milik PT. MTP bermuatan batu bara dari tambang PT. TriOP sedang mengarah ke pelabuhan yang berada di desa Tanjung Jawa, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, ketika melewati jembatan sta Km. 47 tiba – tiba jembatan runtuh dan mengakibatkan DT 030 terperosok ke dalam sungai.

Dari informasi yang diperoleh, hingga saat ini belum bisa dilakukan evakuasi dikarenakan kondisi arus sungai sangat deras dan mengakibatkan badan jalan terus longsor.

Informasi ini dibenarkan oleh HRD PT. TriOP, Peli, menurut dia saat ini pihak perusahaan tengah melakukan upaya evakuasi korban.

“Saya di Palangka Raya pak. Sedang menunggu info juga dari site. Kita tunggu ya pak,” jawabnya singkat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, PJO PT. TriOP yakni Stefanus, belum memberikan jawaban terkait insiden nahas ini.(SST)

PSKS Tahun 2024 Dilaksanakan Oleh DSPMDes

Foto : DSPMDes Barsel laksanakan Penguatan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial 2024.
LPLHN.News.com – Buntok – DSPMD Barito Selatan melaksanakan kegiatan peningkatan dan penguatan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial atau PSKS. Di KNPI setempat, Senin (21/10/2024).

Kegiatan ini diikuti empat unsur sosial masyarakat yakni LKS, Pekerja Sosial Masyarakat atau PSM, TKSK dan Karang Taruna.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas LKS, PSM, TKSK dan Karang Taruna,” kata kepala DSPMD Barsel, Selviriyatmi usai membuka kegiatan.

Ia mengatakan kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti sambutan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto usai pelantikan menegaskan para penerima bantuan jangan salah sasaran.

Hal ini dilakukan lanjut dia, agar pelaksanaan dilapangan benar-benar data update setiap bulan atau minimal 3 bulan sekali.

Jangan sampai masih terdata warga yang sudah pindah, meninggal dunia bahkan masyarakat yang sudah mampu tetap menerima bantuan.

“Ini kita lakukan sebagai salah satu upaya agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” kata dia.

Sementara Kabid Sosial, Rudianto menambahkan tujuan kegiatan peningkatan kapasitas PSKS ini dalam rangka meningkatkan kolaborasi antara empat unsur sosial masyarakat.

Empat unsur tersebut yakni LKS selaku penyelenggara kesejahteraan sosial di Kabupaten, PSM yang membantu dalam hal menyiapkan database kesejahteraan sosial.

Kemudian, lanjut dia, TKSK yang berada di Kecamatan membantu mengawasi mengevaluasi dan juga menyiapkan data-data dan karang taruna merupakan bagian dari unsur masyarakat yang membantu.

“Mereka ini selain juga sebagai pengawas distribusi Bansos untuk Desa dan Kecamatan mereka juga berfungsi untuk mengevaluasi apakah penerima bansos layak atau tidak,” ucap dia.

Ini Pesan Sekda Kepada Kafilah FASI Barsel

Foto : Sebelum melepas Kafilah FASI, Sekda Barsel, Edy Purwanto berpesan agar seluruh anggota Kafilah bisa menjadikan FASI sebagai wadah ukuwah Islamiyah
LPLHN.News.com – BUNTOK – Sekda Barito Selatan, Eddy Purwanto menyebutkan bahwa festival anak saleh Indonesia atau FASI sebagai wadah menjalin ukhuwah islamiyah dan pengembangan kualitas pendidikan anak.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat melepas kontingen Barito Selatan mengikuti FASI XII tingkat provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya pada 10-13 Oktober 2024, Selasa (8/10/2024).

Sekda mengatakan kegiatan Festival anak sholeh ini sarat dengan nilai ibadah dan aqidah bagi kalangan generasi usia dini.

“FASI juga sebagai wadah untuk menjalin ukhuwah islamiyah dan pengembangan kualitas pendidikan anak,” kata Eddy Purwanto.

Ia menyampaikan selain itu juga sebagai wahana pagelaran lomba kreativitas para santri berprestasi, kegiatan FASI ini tentu juga diharapkan sebagai wadah untuk menjalin Ukhuwah Islamiyah dan pengembangan kualitas pendidikan anak menuju lahirnya generasi bangsa yang andal, tangguh, memiliki etika, motivasi, moral dan kepribadian yang baik, serta berakhlak mulia, sehingga dapat menjadi pemenang dalam persaingan global secara bermartabat.

Dirinya pun berpesan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas, jaga nama baik daerah, jaga kesehatan dan jaga kekompakan. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak baik kepada official, pelatih, pembina yang telah mendidik anak anak santri kafilah FASI Barito Selatan.

“Saya berharap kepada pimpinan kafilah dan official agar anak-anak dapat selalu dipantau, diawasi, dijaga kesehatannya, dan terus dimotivasi, sehingga mereka dapat mempersembahkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Barito Selatan yang kita cintai ini,” ucap dia.

Ia menambahkan bahwa menjadi tugas pokok semua dalam upaya menyelamatkan moral dan menyehatkan mental anak-anak Indonesia, sehingga anak-anak dapat terjaga dengan baik terutama dari berbagai pengaruh negatif di tengah maraknya globalisasi.

Kafilah FASI Barsel Diberangkatkan

Foto : Kafilah FASI Barsel diberangkatkan oleh Pemkab setempat.
LPLHN.News.com – BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan memberangkatkan kafilah untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XII tingkat provinsi Kalimantan Tengah, di Palangka Raya pada 10-13 Oktober 2024.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan mengucapkan selamat dan sukses untuk mengikuti ajang tersebut ditingkat provinsi,” kata Sekda Barito Selatan, Eddy Purwanto, di Buntok, Selasa (8/10/2024).

Ia berharap, kafilah Barito Selatan mendapat hasil yang terbaik, sehingga bisa berlanjut ke tingkat nasional di Bekasi pada pada 24 – 27 Oktober 2024 mendatang.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan, kegiatan tersebut sarat dengan nilai ibadah dan aqidah bagi kalangan generasi usia dini dan tentu saja menjadi tugas pokok bagi semua dalam upaya menyelamatkan moral dan menyehatkan mental anak-anak Indonesia.

“Hal itu dilakukan agar anak-anak dapat terjaga dengan baik, terutama dari berbagai pengaruh negatif di tengah maraknya globalisasi,” ucapnya mewakili Penjabat Bupati Barito Selatan, Deddy Winarwan.

Ia juga berharap kegiatan yang dilaksanakan tersebut menjadi wadah untuk menjalin Ukhuwah Islamiyah dan pengembangan kualitas pendidikan anak.

“Selain sebagai wahana pagelaran lomba kreativitas para santri berprestasi, kegiatan FASI ini tentu juga diharapkan sebagai wadah untuk menjalin Ukhuwah Islamiyah,” kata dia.

Termasuk juga lanjut dia, dalam pengembangan kualitas pendidikan anak menuju lahirnya generasi bangsa yang andal, tangguh, memiliki etika, motivasi, moral dan kepribadian yang baik, serta berakhlak mulia, sehingga dapat menjadi pemenang dalam persaingan global secara bermartabat.

“Saya ucapkan selamat jalan kepada kafilah FASI Barito Selatan. Semoga selamat sampai tujuan, dan junjung tinggi sportivitas, serta jaga nama baik daerah, jaga kesehatan dan jaga kekompakan,” harapnya.

Sementara mewakili ketua kafilah, Ustadz HM Iqbal Jauhari menyampaikan untuk jumlah kafilah yang diberangkatkan ini sebanyak 120 orang.

“Sebanyak 120 orang ini terdiri dari 50 orang santri sebagai peserta, dan 48 orang sebagai pelatih, serta pendamping dan 22 orang penggembira yang terdiri dari ustadz serta ustadzah dan orang tua santri,” terangnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang telah mendukung Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Barito Selatan untuk mengikuti FASI XII tingkat provinsi tersebut.

Disamping itu ia juga mengatakan, kafilah Barito Selatan pernah empat kali menjadi juara umum dan diharapkan pada kegiatan ini bisa mengembalikan kejayaan tersebut.

“Kita mengharapkan doakan dari seluruh masyarakat Barito Selatan, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat serta selamat dalam perjalanan dan mudah-mudahan kita bisa meraih hasil yang terbaik,” kata dia.

Untuk Kedua Kalinya Pemkab Barsel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Foto : Pemkab Barsel kembali menerima penghargaan dari Kemenpan RB RI.
LPLHN.News.com – BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah kembali berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

Penjabat Bupati Barito Selatan, DR H. Deddy Winarwan, M. Si, CGCAE, CRGP mengatakan, dirinya sangat bersyukur, karena Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kembali berhasil meraih predikat B (Baik) dari Kemenpan RB.

“Penghargaan tersebut diserahkan Menteri PAN RB dalam kegiatan SAKIP Award 2024,” katanya dalam press release diterima, Senin.

Dikatakannya, penghargaan yang telah diraih ini berkat kerja keras semuanya, sehingga kembali mempertahankan predikat nilai B (Baik) dalam hasil evaluasi SAKIP selama 2 tahun berturut-turut, yakni pada 2023 dan 2024, sedangkan pada 2022 lalu hanya mendapatkan nilai C (cukup).

“Tanpa koordinasi dan sinergitas antar seluruh pimpinan dan staf perangkat daerah, tentu kita tidak akan bisa mendapatkan penghargaan ini selama dua tahun berturut-turut,” ucap pria yang memiliki dua orang putri tersebut.

Menurut dia, penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran serta capaian kinerja, kualitas pembangunan, budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan Pemkab Barsel menunjukan hasil yang baik.

Oleh karena itu, Deddy meminta kepada semua harus tetap solid, kompak serta teruslah meningkatkan kinerja pelayanan publik menjadi lebih baik lagi.

Ia juga menyampaikan, Pemkab Barsel tetap konsisten melakukan berbagai perbaikan kinerja pelayanan publik, dan aparatur pemerintah kabupaten harus hadir untuk melayani masyarakat.

Salah seorang warga Kabupaten Barito Selatan, Imam menyampaikan sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Pemkab Barsel selama dua tahun berturut-turut tersebut.

Dikatakannya, prestasi yang didapatkan itu merupakan kebanggaan bagi masyarakat di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Bupati Barsel, Deddy Winarwan, karena selama kepemimpinannya dua tahun ini telah berhasil meraih predikat tersebut dari Kemenpan RB, dan semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa,” kata dia.

Selain itu ia juga berharap, semoga kedepannya Barito Selatan mendapatkan pemimpin yang sama seperti Deddy Winarwan, sehingga dapat memajukan daerah dan mensejajarkan kabupaten ini dengan kabupaten lainnya yang sudah maju di Indonesia.

Cegah Ekstrimisme, Kesbangpol Barsel Laksanakan Sosialisasi

Foto : Cegah ekstrimisme, Kesbangpol Barsel laksanakan sosialisasi kebangsaan.
LPLHN.News.com – Buntok – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Tengah melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan ekstremisme di Buntok, Kabupaten Barito Selatan.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan, Rahmat Nuryadin mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama antara Bakesbangpol Kalteng dan Bakesbangpol Barito Selatan tersebut.

“Tujuan dilaksanakannya rencana aksi nasional penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme (RAN PE) ini untuk meningkatkan perlindungan hak atas rasa aman warga negara,” katanya, di Buntok, Rabu (2/10/2024).

Dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kewajiban negara terhadap hak azasi manusia dalam rangka memelihara stabilitas keamanan nasional.

Menurut dia, dalam kegiatan yang dilaksanakan ini diikuti sebanyak 100 orang yang terdiri dari pengurus organisasi, yayasan dan lembaga masyarakat, serta tokoh adat, tokoh agama, serta kepemudaan yang ada di Barito Selatan. Kemudian dari ketua forum mitra dari Kesbangpol Barito Selatan.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini yakni Satgas wilayah Kalteng Densus 88 anti teror, Ganjar Satriyo, ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Tengah, Prof Khairil Anwar.

Kemudian narasumber Lainnya yakni Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Barito Selatan, H. Arbaja dan ketua lembaga kajian dan pengembangan SDM Nahdlatul ulama Indonesia, DR Mukhlas Rozikin